Dirnarkoba Polda Riau Kombes Putu Yudha Prawira Tegaskan Sikat Tiga Lokasi Rawan Narkoba di Pekanbaru

0 61

DERAKPOST.COM – Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Riau taja operasi gabungan berskala besar untuk berantas peredaran dan penyalahgunaan narkotika di tiga kawasan yang selama ini dikenal sebagai kampung rawan narkoba di Kota Pekanbaru.

Tiga lokasi yang menjadi sasaran utama operasi tersebut yakni Kampung Pangeran Hidayat, Kampung Dalam, dan Kampung Terendam. Ketiganya dinilai menjadi titik merah peredaran narkotika meresahkan masyarakat. Kegiatan demikian dipimpin Ditresnarkoba Polda Riau.

Yaitu dengan melibatkan 281 personel dari berbagai instansi, mulai dari BNNP Riau, Polresta Pekanbaru, Satpol PP Pekanbaru, Bea Cukai Kanwil Riau. Hingga sejumlahan satuan kerja di lingkung Polda Riau seperti Satbrimob, Ditintelkam, Bidang Humas, Biddokkes, dan personel Ditresnarkoba.

“Polda Riau melakukan operasi narkoba di kawasan rawan di Kota Pekanbaru. Dalam operasi tersebut, petugas mengamankan 15 orang diduga pemakai dan ada menyita paket sabu hingga alat isap sabu.Operasi gabungan menindak segala bentuk dalam penyalahgunaan narkoba,” katanya.

Kombes Putu dalam konferensi pers inipun didalam operasi ini, petugas menggerebek yakni tiga lokasi di Pekanbaru. Kawasan itu Panger, Kampung Terendam, dan Kampung Dalam. Lebih lanjut dikata Direktur Reserse Narkoba Polda Riau ini, tiga daerah itu juga dianggap (sebagai) kampung yang rawan peredaran narkoba di Kota Pekanbaru.

“Dalam halnya kegiatan tersebut, petugas gabungan ada mengamankan sebanyak 15 orang. Tapi diketahui sebanyak 10 orang di antaranya dinyatakan positif narkoba. Yang jelas, ada juga yang kedapatan membawa dan menyimpan narkotika jenis sabu, lima orang dinyatakan negatif,” ujarnya.

Selain mengamankan pelaku, petugas juga ada menyita barang bukti antara lain paket sabu, plastik klip, pipa kaca (bong), kardus bekas bungkusanya pemesanan pipa kaca. Dimana diketahui, hal pipa-pipa kaca yang biasa digunakan itu untuk mengkonsumsi narkotika jenis sabu, ini yang sedang kami dalami,” ungkapnya.  (Irsyad)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.