Tanoto Fondation Fokus Memajukan Pendidikan di Tanah Air

0 67

 

DERAKPOST.COM – Organisasi filantropi independen yang didirikan oleh Sukanto Tanoto dan Tinah Bingei Tanoto, Tanoto Foundation, berkomitmen mempercepat terciptanya kesetaraan pendidikan untuk membantu masyarakat agar bisa mewujudkan potensi dan memperbaiki taraf hidupnya.

Head of Leadership Development & Scholarship Tanoto Fondation Michael Susanto mengatakan, bersama Bappenas danUnited Nations Development Programme (UNDP) juga mendirikan SDGs Academy Indonesia.

“Ini adalah pusat pelatihan buat siapa saja untuk belajar bagaimana mengintegrasikan program-program yang mendorong SDGs dalam konteks masing-masing,” kata Michael, di Jakarta dikutip dari kompas.

Adapun bentuk dari SDGs Academy Indonesia ada dua, yakni SDGs Leadership Certification Program dan SDGs Mobile Learning Program.

SDGs Leadership Certification Program merupakan program bagi siapapun untuk menjadi SDGs leader, dengan masa pelatihan selama lima bulan.

“Mereka akan dilatih manjemen leadership dan skill, lalu mereka akan membangun project SDGs, mereka implementasikan,” ujar dia.

Selanjutnya, SDGs Mobile Learning Program yang tidak lain adalah program manajemen yang dapat diikuti secara online, bagi siapa saja, dengan usia berapapun, baik tingkat sekolah maupun senior, untuk mengenal tentang SDG, dan membangun awarness.

“Dari 17 SDGs yang kami punya, 15 modul bisa di ntegrasikan ke internal, universitas, dan siapapun untuk dipelajari,” jelasnya.

Michael menegaskan, sebagai filantropi yang berfokus pada pendidikan usia dini hingga perguruan tinggi, Tanoto Foundation menekankan pada kapasitas, konteks lokal, dan kebutuhannya yang seperti apa.

Saat ini Tanoto Foundation berkolaborasi dengan banyak pihak dan lembaga filantropi, seperti Bakti BCA, Yayasan Bakti Barito, hingga Djarum Foundation. Kolaborasi tersebut, dilakukan untuk mendukung program SDGs pemerintah.

Adapun beberapa fokus yang menjadi target Tanoto Foundation, di antaranya pendidikan usia dini yang holistik, pengentasan stunting, literasi pada pendidikan dasar, hingga pengembangan soft skill untuk perguruan tinggi.

“Kami fokus pada pendidikan usia dini yang holistik, penurunan angka stunting, literasi di sekolah dasar dengan menjalin kerja sama dengan sekolah, pemerintah daerah hingga kementerian,” jelasnya.

“Sementara di tingkat perguruan tinggi, pengembangan soft skill sangat penting, termasuk karakter kepemimpinan,” tegas dia.

Sebagai upaya untuk mendorong keberlanjutan, termasuk mendukung tercapainya SDGs di dunia pendidikan, KG Media kembali menghadirkan Lestari Awards 2024.

Ajang tersebut diorganisasi oleh empat unit bisnis di bawah naungan KG Media, yaitu Kompas.com, KompasTV, Kontan, dan National Geographic Indonesia.

Lestari Awards 2024 mempersembahkan penghargaan kepada para pelaku industri yang telah berdedikasi dalam memberikan manfaat bagi masyarakat melalui upaya yang berkelanjutan.

Registrasi akan dimulai pada 13 May hingga 30 June 2024. Lalu, proses evaluasi akan dilakukan pada Juli 2024, dan dilanjutkan pada awarding yang akan dilakukan pada 21 Agustus 2024. (Dairul)

 

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.