Soal Gaji 30 Ribu Calon Manajer Koperasi Desa Merah Putih, Ini Penjelasan Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulhas

0 159

DERAKPOST.COM – Zulkifli Hasan (Zulhas) akhirnya buka suara mengenai hal sumber dana untuk membayar gaji 30 ribu manajer Kopdes Merah Putih yang masih menjadi tanda tanya sejak rekrutmen dibuka.

Dikutip dari laman CNNIndonesia. Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan alias Zulhas akhirnya buka suara soal sumber dana untuk membayar gaji 30 ribu manajer Kopdes Merah Putih yang masih menjadi tanda tanya sejak rekrutmen dibuka pemerintah.

Zulhas memastikan pembayaran gaji manajer Kopdes nantinya akan dilakukan oleh PT Agrinas Pangan Nusantara. Namun, sumber dana finalnya masih disiapkan pemerintah.

“Sementara untuk skema gaji, nanti akan disampaikan Kementerian Keuangan pada saatnya. Dan nanti itu kan, karena Agrinas, tentu pihaknya Agrinas Pangan yang akan membayar. Tapi uangnya dari mana, nanti akan ada skema berikutnya yang akan kita jelaskan,” sebut Zulhas dalam konferensi pers di Kemenko Pangan, Jakarta Pusat, Senin (4/5/2026).

Pernyataan itu menjadi penjelasan pertama dari pemerintah mengenai pihak yang akan menyalurkan gaji para manajer Kopdes Merah Putih, setelah sebelumnya muncul pertanyaan apakah pembiayaan gajinya berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), Dana Desa, atau skema bisnis koperasi itu sendiri.

Sejauh ini, pemerintah memang belum mengumumkan besaran gaji maupun formula pembiayaan rinci. Namun, Zulhas memberi sinyal detail tersebut masih di tahap finalisasi dan akan diumumkan bersama Kementerian Keuangan (Kemenkeu).

Kepastian soal skema gaji ini menjadi sorotan lantaran pemerintah tengah menyiapkan 30 ribu posisi manajer Kopdes Merah Putih, yang akan ditempatkan di berbagai desa dan kelurahan.

Para manajer tersebut nantinya bertugas mengelola unit usaha koperasi, mulai dari gerai sembako, pergudangan, layanan kesehatan, lembaga keuangan mikro, hingga distribusi kebutuhan pokok.

Selain itu, pemerintah juga membuka 5.476 formasi pegawai untuk Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) sehingga total lowongan yang dibuka mencapai 35.476 posisi.

Dalam perkembangan terbaru, Zulhas mengungkapkan minat masyarakat terhadap rekrutmen ini jauh melampaui perkiraan pemerintah. Sejak pendaftaran dibuka pada 15 April hingga ditutup 25 April 2026, jumlah pelamar tercatat mencapai 639.732 orang.

Dari jumlah itu, sebanyak 487.819 pelamar menyampaikan kelengkapan administrasi dan 483.648 orang dinyatakan lolos seleksi administrasi.

Saat ini, proses seleksi telah masuk tahap tes kompetensi yang berlangsung pada 3 hingga 12 Mei 2026 menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT) di 72 titik lokasi di seluruh Indonesia.

Zulhas menegaskan penggunaan sistem CAT dipilih untuk memastikan proses rekrutmen berlangsung terukur dan transparan seperti seleksi aparatur sipil negara. “Tes CAT BKN (Badan Kepegawaian Negara) ini adalah sistem yang sudah teruji,” ujarnya. (Dairul)

 

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.