Plt Kadia PUPR-PKPP Riau Zulfahmi Sebut U-Turn Jalan Nangka ini Diperlebar, Lampu Merah Simpang SKA Bakal Ditutup

0 58

DERAKPOST.COM – Penataan lalu lintas di Kota Pekanbaru itu, terus dilakukan. Salah satu langkah segera direalisasikan adalah pelebaranya U-Turn, di ruas Jalan Tuanku Tambusai atau lebih dikenal masyarakat sebagai Jalan Nangka.

Program menjadi bagian dari upaya besar pemerintah didalam mengurai kemacetan yang selama ini kerap terjadi di kawasan Simpang SKA, terutama diketika jam-jam sibuk. Pemprov Riau siap perlebar U-Turn Jalan Nangka, lampu merah Simpang SKA bakal ditutup.

Hal itu disampaikannya Plt Kepala Dinas PUPR-PKPP Riau Zulfahmi, kepada awak media. Ia mengatakan pelebaran fasilitas putar balik kendaraan itupun, tidak hanya dilakukan pada satu titik. Berdasarkanya hasil kajiannya tim teknis, pekerjaan akan dilakukan juga secara paralel di dua lokasi strategis, yakni di depan RS Hermina dan sebelum Masjid Raudhatul Jannah.

Menurutnya, pelebaran U-Turn merupakan bagian dari skenario penataan ulang arus lalu lintas mencakup rencana penutupan akses di bawah flyover serta penghapusan lampu lalu lintas di Simpang SKA. “U-Turn di Jalan Tuanku Tambusai segera langkah pelebaran yang insyaallah dimulai proses itu bulan Juli 2026,” ujarnya.

Ia menjelaskan, proyek pelebaran fisik jalan dan rekayasa lalu lintas itu dirancang untuk mengurangi penumpukan kendaraan, yang selama ini menjadi keluhanya masyarakat. Fokus utama, yaitu lenanganan berada di persimpangan Jalan Soekarno – Hatta dan Jalan Tuanku Tambusai, dikenal sebagai salah satu titik kemacetan terparah.

“Karena ini sudah menjadi atensi pimpinan agar kita harus gerak cepat. Karena disaat jam-jam sibuk, persimpangan itu seringkali terjadi antrean panjang hingga macet, dan kemacetan ini sering dikeluhkanya warga,” sebut Zulfahmi. Tambahnya, untuk tahap awal, pelebaran U-Turn difokus sepanjang Jalan Tuanku Tambusai.

Sementara, terangnya, untuk koridor Jalan Soekarno – Hatta, pemerintah juga menilai dalam kebutuhan putar balik masih dapat ditopang oleh keberadaan flyover ini sudah ada. Namun nanti lihat perkembangan, jika memang diperlukan bisa saja pelebaranya U-Turn di depan Hotel Grand Suka juga dan U-Turn di depan Lotte Mart.

Untuk diketahui. Sementara itu, direncana perubahan manajemen lalu lintas didaerah kawasan Simpang SKA itu, juga mendapat perhatian langsung dari Plt Gubernur Riau, SF Hariyanto. Dia menilai, bahwasa tujuan pembangunan flyover untuk mengurangi hal kemacetan belum sepenuhnya tercapai karena kepadatan kendaraan.

“Jadi kita akan ciptakan itu arus lalu lintas baru dengan hal menutup lampu merah di Simpang SKA,” tegas Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto dalam sebuah kesempatan terpisah. Ia juga memastikan kebijakan itu akan direalisasikan dan tidak akan ditunda lagi. Pemerintah ini targetkan perubahan arus lalu lintas itu, mengurangi kepadatan kendaraan selama ini. (Irsyad)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.