Buntut Penyegelan Dapur Program MBG, Yayasan Bunga Indonesia Raya Polisikan Tujuh Orang Terduga Pelaku

0 117

DERAKPOST.COM – Aktivitas penyaluran program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Maredan Barat, Kecamatan Tualang, Kabupaten Siak, sempat terganggu. Hal ini memicu langkah hukum dari pihak pengelola.

Perwakilan Yayasan Bunga Indonesia Raya, Erlina Ader Nasution, resmi melaporkan aksi penyegelan fasilitas dapur tersebut ke Polsek Tualang, Polres Siak. Laporan tersebut dipicu oleh aksi sekelompok orang yang nekat menyegel area teras dapur akibat masalah utang piutang yang diklaim salah sasaran.

Menurut Erlina, insiden penyegelan terjadi pada tanggal 8 Juni lalu. Sekelompok warga mendatangi fasilitas dapur SPPG Maredan Barat dan melakukan penyegelan, sehingga menghambat mobilitas operasional penyaluran program sosial bagi masyarakat.

“Laporan kami di Polsek Tualang sudah diterima, dan kami serahkan sepenuhnya agar secepatnya diproses sesuai hukum yang berlaku,” ujar Erlina.

Erlina menjelaskan, berdasarkan informasi di lapangan, aksi penyegelan tersebut didasari oleh masalah utang piutang pribadi antara warga tersebut dengan seorang pria bernama Iko. Namun, Erlina menyayangkan mengapa fasilitas yayasan yang justru menjadi sasaran imbasnya.

Pihak yayasan menegaskan bahwa mereka tidak ada sangkut paut dengan persoalan finansial yang terjadi. “Terkait hal itu utang piutang, harusnya pihak terkait menuntut langsung kepada orang yang bernama Iko. Problem pribadi itu sama sekali tidak ada kaitan dengan kami, pihak Yayasan Bunga Indonesia Raya,” tegas Erlina.

Akibat tindakan sepihak dinilai merugikan tersebut, Erlina mengungkapkan pihaknya telah melaporkan beberapa nama kepada aparat penegak hukum. Nama dilaporkan atau dipolisikan ke Polsek Tualang adalah Mu, Sa, San, Do, Na, Su, dan Ai

Erlina berharap pihak kepolisian dapat segera menuntaskan perkara ini agar aktivitas sosial di SPPG Maredan Barat senantiasa berjalan kondusif tanpa adanya intimidasi atau gangguan dari pihak luar.

Hingga berita ini diturunkan, jurnalis kami masih berupaya menghubungi pihak Polsek Tualang untuk memastikan sejauh mana proses penyelidikan atas laporan tersebut berjalan.

Selain itu, redaksi juga tengah berusaha menemui Sahroni dkk (pihak terlapor) guna mendapatkan klarifikasi dan memberikan ruang hak jawab terkait alasan mendasar di balik aksi penyegelan yang mereka lakukan di dapur SPPG Maredan Barat tersebut. (Berry)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.