Usulan Provinsi Baru Wilayah Pesisir Menguat, Perwakilan Siak Dorong Nama Provinsi Siak Indrapura

0 91

DERAKPOST.COM – Gagasan pembentukan provinsi baru, pada wilayah pesisir Provinsi Riau kembali mengemuka. Sejumlah tokoh masyarakat, eks pejabat, akademisi, kepala daerah dan juga berbagai unsur pemangku kepentingan menghadiri Forum Silaturahmi dan Musyawarah Perwakilan Masyarakat Provinsi Riau Wilayah Bagian Pesisir.

Diketahui, acara berlangsung di Hotel The Zuri Dumai, Ahad (26/7/2026). Dimana hal pada forum tersebut menjadi langkah awal untuk menyatukan persepsi dan komitmen memperjuangkan pembentukannya daerah otonom baru yang mencakup Kota Dumai, Kabupaten Kepulauan Meranti, Kabupaten Bengkalis, Kabupaten Siaj dan Rokan Hilir ini menyatukan persepsi.

Hadir dalam kegiatan itu antara lain yaitu Wali Kota Dumai Paisal, Bupati Rokan Hilir Bistamam, mantan Anggota DPD Instiwati Ayus, bahkan anggota DPRD Provinsi Riau, anggota DPRD kabupaten/kota, serta para tokoh masyarakat itu dari berbagai daerah. Mereka melakukan pembahasan mengenai atau mencari solusi terbentuk provinsi

Kabupaten Siak hadir Asisten I Setdakab Siak Fauzi Asni, Wakil Ketua DPRD Siak H Syarif, Anggota DPRD Siak T Muhammad, tokoh masyarakat H Makmur, T Muhazza, serta Panglima Muda MPD LMB Nusantara Kabupaten Siak Datuk Idrus alias Ruslan P. bersama Datin Lilik Rahayu yang mewakili salah satu organisasi daerah.

Para peserta forum menilai, pembentukan provinsi baru di kawasan pesisir diharap ini dapat percepat pemerataan pembangunan, meningkatkanya kualitas pelayanan publik, memperkuat tata kelola pemerintahan, dan mendorong pada pertumbuhan ekonomi di wilayah juga memiliki potensi sumber daya alam dan posisi strategis tersebut.

Salah satu usulan yang menjadi perhatian dalam forum datang dari pihak perwakilan Kabupaten Siak, yaitu T Muhazza. Didalam hal ini, mengusulkan provinsi baru tersebut diberi nama Provinsi Siak Indrapura. Sebab,
menurutnya, nama tersebut memiliki nilai historis yang kuat karena kawasan pesisir Timur Riau pada masa lalu merupa bagian dari wilayah Kesultanan Siak.

Ia juga menilai nama Siak ini telah dikenal luas, termasuk itu di tingkat internasional. “Tidak dapat dipisahkan dari sejarah, yakni Kesultanan Siak yang memilik peran besar dalam perjalanan bangsa Indonesia. Maka oleh karena itu, kami mengusulkan nama Provinsi Siak Indrapura sebagai identitas provinsi baru,” ujar Muhazza.

Mantan anggota DPRD Riau ini menyebut,
penetapan ibu kota provinsi nantinya dapat diputuskan melalui kesepakatan bersama para kepala daerah dari lima wilayah yang telah mengusulkan. Baik itu di Kota Dumai, Kabupaten Bengkalis, Kabupaten Rokan Hilir, Kabupaten Siak, maupun Kabupaten Kepulauan Meranti tersebut.

Selain itu, T Muhazza juga sangat berharap keseluruh kepala daerah, DPRD kabupaten/kota, serta Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau, dan DPRD Provinsi Riau untuk dapat bersinergi ini siapkan berbagai persyaratan administrasi yang nanti diperlukan apabila didalam proses pembentukan provinsi baru dilanjutkan oleh pemerintah pusat.

Dalam hal ini, dia juga menegaskan, bahwa pada prinsipnya Kabupaten Siak ini sangat mendukung rencana pembentukan provinsi baru tersebut, yang selama bertujuan bisa meningkatkan kesejahteraanya khusus itu masyarakat di kawasan pesisir Riau. “Pada prinsipnya, saya yang mewakil masyarakat Siak, tentu sangat mendukung,” ujarnya. (Berry)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.