Beredar Isu Merger NasDem – Gerindra, Ini Kata Wakil Ketua Umum NasDem Saan Mustopa

0 75

DERAKPOST.COM – Saat ini beredar kabar merger atau fusi antara partainya dengan Gerindra seperti diungkap sebuah majalah. Terkait hal ini Wakil Ketua Umum NasDem Saan Mustopa mengaku sangat terkejut adanya kabar tersebut.

“Merger atau fusi antara partainya dengan Gerindra seperti diungkap sebuah majalah. Kaget juga ini, ya, baru apa mencuat terkait dengan soal isu fusi, ya,” ujarnya menjawab wartawan, di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (13/4/2026) seperti dikutip di laman JPNN.

Saan demikian sapaan akrabnya dengan tegas menuturkan fusi partai memang bukan barang asing di Indonesia, karena pernah terjadi selama kepemimpinan era Soeharto.

Diketahui, Soeharto pada 1973 atau zama. Orde Baru (Orba), memang pernah menyederhanakan sepuluh partai politik menjadi tiga entitas.

“Tahun 1973 situasi dan konteks kebangsaannya dahulu, kan, memang apa, ya, apa iklimnya situasinya konteksnya memungkinkan,” ujar Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat itu.

Namun, Saan merasa fusi partai pada era kekinian sulit terealisasi. Sebab, parpol yang kini ada memegang ideologi dan cita-cita pendiri.

“Para pendiri partai masing-masing tentu punya idealisme, punya ide, punya gagasan dan ideologi dalam konteks yang berbeda-beda,” tutur dia.

Saan menghargai ide beberapa pihak menggulirkan fusi partai, tetapi harus memikirkan banyak hal ketika ingin direalisasikan.

“Jadi sekali lagi sebagai sebuah ide atau wacana, ya, atau gagasan itu hal yang biasa saja, tetapi ketika mau apa, wujudkan, banyak hal yang harus dipikirkan, ya, harus dipikirkan harus didiskusikan harus direncanakan,” lanjut dia.

Terlapas dari itu, Saan menyebutkan internal NasDem sendiri belum pernah sekali pun membahas rencana fusi partainya dengan Gerindra.

“Belum ada hal yang khusus terkait dengan fusi itu,” kata Saan

Dia menyebutkan NasDem saat ini masih fokus konsolidasi internal dan membangun struktur dari tingkat nasional sampai daerah.

“Jadi itu fokus kami hari ini, kan, begitu, lo. Jadi, terkait dengan soal wacana apa fusi itu itu belum menjadi apa pembicaraan di internal secara apa lebih mendalam,” kata Saan. (Dairul)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.