Agus Jabo Ingatkan Amien Rais Jangan Jadikan Prasangka dan Kebencian sebagai Alat Politik

0 56

DERAKPOST.COM – Agus Jabo Priyono menilai kritik yang belakangan diarahkan ke program-program kerakyatan Presiden Prabowo Subianto itu, tidak lagi bersifat substantif, tetapi telah berbelok menjadi serangan personal dilandasi kebencian serta prasangka.

Hal itu disampaikan Wakil Menteri Sosial (Wamensos) ini juga Ketua Umum Partai Rakyat Adil Makmur (PRIMA), menyikapi hal kritikan dipapar Amien Rais. Menurut dia, secara programatik, berbagai kebijakan pemerintah berpihak pada rakyat itu tidak memiliki celah signifikan untuk diserang.

Karena itu, lanjut dia, muncul upaya dari sejumlah kelompok untuk menggagalkan program yang melalui intrik dan serangan nonsubstansial. ā€œKarena diketahui secara programatik serangan tak ada celah, maka ada upaya dari beberapa kelompok yang ingin menggagalkan program kerakyatan Presiden dengan intrik dan serangan personal,ā€ ujar Agus Jabo.

Dikutip dari laman Sindonews. Agus Jabo menyebut kelompok tersebut sebagai bagian dari fenomena yang ia istilahkan sebagai ā€œserakahnomicā€, khususnya dalam kategori golongan keempat atau yang ia sebut ā€œkaum hantam kromoā€.

Lebih lanjut, Agus Jabo menilai pola serangan yang dilakukan merupakan bentuk pengalihan isu klasik yang berpotensi memecah belah masyarakat. ā€œIni adalah pengalihan isu klasik. Mainkan isu moralitas dan bawa-bawa agama, ini berbahaya,ā€ tegasnya.

Dalam konteks tersebut, dia sangat menyesalkan pernyataan Amien Rais, yang diketahui merupakan salah satu petinggi Partai Ummat. Agus Jabo mengingatkan agar ruang publik tidak dipenuhi narasi yang dapat mengaburkan substansi kebijakan dan justru memicu polarisasi di tengah masyarakat.

Ia juga mengajak kepada semua pihak untuk saling bergotong royong menggalang persatuan nasional demi terwujudnya kesejahteraan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. ā€œPenting untuk menjaga diskursus publik tetap fokus pada kepentingan rakyat dan keberlanjutan program-program strategis pemerintah,ā€ pungkasnya. (Dairul)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.