Waduh…. Minyakita di Pekanbaru Jadi Barang Mewah, Tapi Disperindag Hanya Bilang Begini

0 100

DERAKPOST.COM – Harga dari Minyakita di Pekanbaru meroket tajam. Walaupun label “harga subsidi” pada Minyakita kini seolah hanya menjadi pajangan itu di pasar-pasar tradisional Kota Pekanbaru.

Alih-alih mematuhi Harga Eceran Tertinggi (HET) sebesar Rp15.700, harga di lapangan justru merangkak naik hingga menyentuh angka Rp20.000 per liter dalam sepekan terakhir.

Bahkan, pantau lapangan harga Minyakita tembus diangka Rp23 ribu per liter, jauh lebih mahal dibanding minyak goreng premium.

Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperindag) Pekanbaru mencium adanya ketidakberesan dalam rantai pasok yang melibatkan oknum distributor nakal.

Kadisperindag Kota Pekanbaru melalui Kabid Tertib Perdagangan dan Perindustrian, Khairunnas menegaskan, pihaknya tidak akan tinggal diam melihat stabilitas pangan warga terganggu.

Penelusuran mendalam akan segera dilakukan untuk membedah di mana letak kebocoran distribusi tersebut.

“Dalam waktu dekat, kami akan kembali menelusuri persoalan yang membuat harga Minyakita mengalami lonjakan. Kami meminta distributor jangan ada yang menaikkan harga di luar regulasi, karena HET sudah jelas ditetapkan,” tegasnya.

Khairunnas menduga ada beban tambahan yang sengaja diciptakan oleh distributor swasta di luar jalur resmi Bulog. Modusnya beragam, mulai dari permainan stok hingga pembebanan ongkos kirim yang tidak masuk akal kepada pedagang kecil.

Kenyataan pahit yang harus ditelan para pedagang. Di Pasar Tangor, stok Minyakita bak ‘barang gaib’. Fadlan, yang salah satu pemilik toko grosir di kawasan Jalan Lintas Timur, mengaku telah kehilangan pasokan selama empat hari berturut-turut.

“Sudah empat hari kosong. Susah sekali mendapatkannya, dari distributor memang tidak ada pasokan masuk,” ucapnya. Kata dia, jika pun ada stok dari jalur tidak resmi, harganya itupun sudah melambung tinggi. Haarganya jadi setara minyak premium. (Irsyad)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.