Wow….. Mahasiswa Unri Demo di DPRD Riau, tapi Polisi Bentangkan Spanduk

0 73

DERAKPOST.COM – Aksi elemen daripada mahasiswa Unri, hari Rabu (17/6/2026) di DPRD Riau untuk menyampaikan aspirasi. Tetapi saat aksi kedatangan dari puluhan mahasiswa, pihak kepolisian tampak pada pintu masuk itu, membentang spanduk.

Hal itu memang terlihat berbeda pada aksi demo sebelum pernah digelar. Spanduk itu bertuliskan yakni Selamat Datang Pejuang Aspirasi. Spanduk itu dibentangkan jajaran Polisi Wanita (Polwan). Padahal, diketahui tiap aksi itu pendemo yang bentangkannya spanduk. Sehingga sontak hal itu, menjadi perhatian serius pendemo.

Artinya aksi unjuk rasa kali ini jauh berbeda dengan sebelumnya. Karena, polisi sambut mahasiswa yang menggelar aksi demo itu dengan spanduk. Biasanya, spanduk berisi tuntutan dibawa oleh para demonstran. Hal tulisan di spanduk tersebut sontak menjadi perhatian mahasiswa maupun masyarakat yang berada sekitar lokasi.

Namun, sambutan bernuansa humanis itu ternyata tak mendapat respons positif dari para mahasiswa. Dalam orasinya itu, salah seorang orator menegaskan bahwa massa tidak membutuhkan hal sambutan simbolis tersebut. Disebutkan dia, masa aksi datang untuk menyampaikan langsung hal aspirasi mereka pada para DPRD ini.

“Kami datang menyampaikan aspirasi pada wakil rakyat di dalam gedung DPRD. Sudah dua jam kami tak disambut. “Kami juga tak butuh spanduk sambutan seperti itu Yang kami butuhkan adalah masuk dalam untuk menyampaikan aspirasi. Kemana itu wakil rakyat. Jangan kami dibenturkan itu sama Kepolisian,” teriak si orator.

Mahasiswa menegaskan, hal kedatangan ke DPRD Riau bukan untuk berhadapanya dengan aparat kepolisian. Namun mereka membawa sejumlah tuntutan yang terkait kebijakan pemerintah inj dinilai merugikan masyarakat dan ingin agar suara tersebut didengarkan langsung oleh pihak anggota DPRD sebagai wakil rakyat.

Ketegangan sempat terjadi, ketika massa yang mencoba menerobos masuk ke area gedung DPRD Riau. Aksi itu saling dorong antara mahasiswa sama aparat kepolisian pun tak terhindarkan. Meski pun demikian, insiden tersebut berlangsung singkat dan tidak berkembang menjadi kericuhan. Hal itu, DPRD Riau belum datang.

Masa tersebut tetap melakukan aksi yang di tengah guyuran hujan. Hal itu, ternyata tidak menyurutkannya semangat pejuang aspirasi tersebut. Mereka, tetap bertahan melanjutkan aksi demo itu dengan bahasa tetap bertahan menunggu anggota DPRD. Hingga berita ini diturunkan, aksi itu masih berlangsung di Gedung DPRD.  (Dairul)

 

 

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.