Sulit Dapatkan BBM, Kades Tellulimpoe Muh Amindi di Sulawesi Selatan Bak Koboi ke Kantor

0 52

DERAKPOST.COM – Karena sulit mendapat kebutuhanya Bahan Bakar Minyak (BBM) di Desa Tellulimpoe, daerah Kabupaten Sinjai, Provinsi Sulawesi Selatan. Maka hal itupun Kepala Desa (Kades) Muh Amin, tunggangi kuda ke kantornya.

Muh Amin Maddi memilih naik kuda untuk beraktivitas di tengah sulit mendapat BBM tersebut. Dengan kuda tunggangan itupun, penampilan Muh Amin sekilas bak seorang koboi. Dia mengenakan topi dan kacamata saat berkuda.

Hal itu, bukan sekadar gaya, kuda menjadi kendaraan yang dipilih Muh Amin ini untuk beraktivitas di tengah sulitnya itu dapatkan BBM. Diketahui, Kades Tellulimpoe ini telah sekitar satu bulan lebih sering gunakannya kuda bepergian dari rumah menuju kantor desa setempat.

Diketahui, jarak rumahnya ke Kantor Desa Tellulimpoe sekitar empat kilometer. Yang biasanya ini, perjalanan tersebut ditempuh menggunakan kendaraan bermotor. Tetapi kondisi sulit mendapatkan BBM membuat Muh Amin ini memilih menunggangi kuda yang memang sudah dipeliharanya.

“Sudah sekitar satu bulan itu menunggangi kuda. Karena, diketahui saat ini, langkanya BBM dan sulit mendapatkan. Maka ini lebih
baik berkuda,” kata Muh Amin kepada awak  dihubungi ini melalui WhatsApp, hari Rabu (30/9/2026) pagi.

Dikutip dari laman Tribunnews. Kebiasaan itu tidak hanya dilakukan pada saat menuju kantor desa. Sebab diketahui menunggangi kuda ketika menghadiri kegiatan atau pada  pertemuan di kantor kecamatan itu dengan  jarak sekitar dua kilometer dari rumahnya.

Selain menghemat biaya, aktivitas berkuda itupun menjadi olahraga bagi sosok Kades Muh Amin. “Berkuda itu menjadi pilihan praktis sekaligus lebih hemat. Apalagi kini sulit dapat BBM. Jadi lebih baik naik kuda,” ujarnya.

Muh Amin mengaku berkuda itu bukan hal baru baginya. Sejak muda, ia juga memang memiliki hobi memelihara kuda. Hal itupun, membuatnya memiliki beberapa ekor kuda yang dipelihara di rumah.

Saat ini, Muh Amin memiliki tiga ekor kuda. Kuda-kuda tersebut kini tak hanya menjadi hewan peliharaan, tapi juga dimanfaatkan sebagai kendaraan untuk bisa mendukung aktivitas sehari-hari.

“Memang ini sejak muda saya sangat hobi dengan kuda, makanya saat inikan diguna atau manfaatkan sebagai kendaraan untuk sehari-hari,” ujarnya seraya menyebut Desa Tellulimpoe yang berjarak 38 kilometer dari pusat Kota Sinjai.  (Dairul)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.