DERAKPOST.COM – Program unggulan Presiden RI Prabowo Subianto, Makanan Bergizi Gratis (MBG), terus menunjukkan tren positif di Negeri Istana. Ribuan siswa hingga balita di Kecamatan Tualang mulai merasakan dampak nyata dari pemenuhan gizi standar nasional yang dikelola secara profesional.
Berdasarkan data penyaluran per 20 April 2025, tercatat sebanyak 3.200 porsi makanan didistribusikan ke 17 titik strategis, mulai dari sekolah dasar hingga Posyandu di wilayah Tualang.
Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Aneka Kuliner Nusantara (AKN) Yayasan Pendidikan An-Nur, Rahmat Kurnia, menyatakan bahwa kelancaran distribusi ini bukan sekadar soal angka, melainkan kualitas yang terjaga.
“Kami bersyukur penyaluran hingga hari ini berjalan sangat lancar sesuai harapan. Komitmen kami jelas, SPPG tidak main-main dengan kualitas. Setiap menu yang sampai ke tangan anak-anak telah kami pastikan memenuhi standar Angka Kecukupan Gizi (AKG) yang ketat,” tegas Rahmat Kurnia.
Dalam pantauan lapangan pada penyaluran “SPPG Tualang Perawang 5”, menu yang disajikan mengedepankan gizi seimbang yang terdiri dari:
Karbohidrat: Nasi Putih.
Protein Hewani dan Nabati: Chicken Stew (Ayam semur) dan Tahu Stew.
Serat dan Vitamin: Tumis Kacang Panjang dan Jeruk segar sebagai pelengkap.
Data distribusi mencakup satuan pendidikan besar seperti SMAN 2 Tualang dengan 958 siswa, SDS Rehobot 389 siswa, dan SDN 11 Tualang 265 siswa. Selain sekolah, program ini juga menyasar sektor kesehatan dasar di berbagai Posyandu, di antaranya Posyandu 66 dengan 248 penerima dan Posyandu Melati sebanyak 217 penerima.
Program MBG ini diharapkan mampu menekan angka stunting di Kabupaten Siak, khususnya di wilayah padat penduduk seperti Kecamatan Tualang.
Kehadiran negara melalui (MBG) makanan bergizi gratis ini disambut hangat oleh orang tua murid yang menilai program ini sangat meringankan beban ekonomi keluarga sekaligus menjamin asupan nutrisi buah hati mereka di sekolah.
Pihak SPPG AKN Yayasan Pendidikan An-Nur memastikan akan terus melakukan evaluasi berkala guna memastikan ketepatan waktu distribusi dan variasi menu agar para penerima manfaat tetap antusias dalam menyambut program nasional ini. (Berry)