PUPR Kuansing Sebut Penanganan Awal Kerusakan Jalan Simpang Sambung Singingi Ini Akan MoU dengan PKS

0 92

DERAKPOST.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kuantan Singingi (Kuansing) ini, melalui Dinas PUPR akan mulai melakukan penanganan awal pada ruas jalan rusak di Simpang Sambung Singingi, di Kecamatan Singingi. Yakni telah ada dilakukan melalui kerja sama ataupun hal penandatanganan nota kesepahaman (MoU) ini dengan salah satu Perusahaan Kelapa Sawit (PKS).

Demikian disampaikan Kepala Dimas PUPR Kuansing Ade Fahrer ini melalui Kabid Bina Marga Faizal, Kamis (7/5/2026). Dikatakan dia, penandatanganan itu juga dengan PKS setempat. Dimana hal penandatangan juga sebagai upaya menjaga akses transportasi masyarakat agar tetap dapat dilalui secara aman dan nyaman, terutama berada di titik jalan yang kerusakan cukup parah diakibat aktivitas kendaraan bertonase berat.

“Untuk penangananya awal, kita telah alan ada MoU dengan pihak PKS berada daerah setempat. Yaitu agar dapat bersama-sama membantu perbaikannya jalan yang rusak, di Kecamatan Singingi. Tepatnya berada di Simpang Sambung Singingi. Maka dari hal itu Pemkab Kuansing melalui Dinas PUPR mulai melakukan penanganan awal. Sebab
ruas jalan tersebut selama ini menjadi jalur utama armada truk sawit,” sebutnya.

Disebutkan dia, ruas jalan tersebut selama ini menjadi jalur utama armada truk untuk pengangkut sawit itu dengan tonase besar, sehingga dari kondisinya cepat mengalami kerusakan, terlebih pada saat musim hujan seperti sekarang. Namun, sambung Faizal, Ini sebagai bentuk tanggung jawab sosial perusahaan, maka digandeng perusahaan untuk melakukan perawatan jalan tersebut dengan secara berkelanjutan juga.

Untuk rencana tersebut, katanya, dari pihak perusahaan akan lakukan pembangunanya jalan dengan sistem rigid beton sepanjang 1 kilometer setiap tahun. Hal total panjang ruas jalan akan ditangani mencapai sekitar 3,5 kilometer. Faizal mengatakan, bahwasa penggunaan rigid beton dipilih yang karena dinilai ini akan lebih mampu nanti menahan beban kendaraan berat yang setiap harinya diketahui melintasi jalur tersebut.

Ia menjelaskan, pihaknya telah mengambil langkah cepat yaitu dengan hal melakukan penimbunan terhadap jalan yang berlubang sebelum MoU diteken. “Maka, pada hari ini Kamis (7/5/2026), alat berat sudah dikirim ke lokasi untuk hal melakukan penimbunan jalan yang berlubang. Untuk disaat ini, kami juga sedang persiapan draft MoU tersebut dengan pihak PKS dimaksud. Harapannya, kerusakan teratasi,” sebut Faizal.

Menurutnya, dengan langkah penimbunan menggunakan material base ini merupakan solusi sementara, guna memastikan akses transportasi masyarakat untuk tetap lancar dan aman. Lebih lanjut, dia juga mengajak masyarakat untuk bisa turut berperan aktif dalam menjaga kondisi infrastruktur jalan di lingkungan masing-masing. Artinya jika ada itu badan jalan yang mulai berlubang, hendaknya bisa segera ditimbun.

Kesempatan itu, ia menjelaskan, bahwasa kerjasama tersebut diharapkan bisa dapat mempercepat halnya proses penanganan sementara, sambil menunggu itu program perbaikan dapat terlaksana. Sehingga, ujar dia, dengan cara demikian itu berkontribusi menjaga infrastruktur jalan yang digunakan bersama ini demi kepentingan masyarakat dan kelancaran aktivitas ekonomi. (DeHa)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.