PT Riau Petroleum Rokan Terima Dana Rp3,5 Triliun dari Blok Rokan, Prof Dr Detri Karya: Ini Harus Dilakukan

0 68

DERAKPOST.COM – Baru-baru ini Pemprov Riau melalui dari BUMD PT Riau Petroleum Rokan (PRP) telah menerima dana sebesar Rp3,5 triliun. Dana merupa hak partisipasi atau Participating Interest (PI) Provinsi Riau sebesar 10 persen dari Blok Rokan, yang kini dikelola PT Pertamina Hulu Rokan (PHR).

Menurut pengamat ekonomi Riau, Prof Dr H Detri Karya, seharusnya dana yang besarnya lebih sepertiga APBD Riau, itu bisa dimanfaatkan semaksimal mungkin untuk pembangunan, bahkan membantu kesejahteraan masyarakat,” ujar Guru Besar Ekonomi Universitas Islam Riau (UIR) dikutip dari GoRiau.com.

Dalam hal ini PT RPR, bisa memanfaatkan dana tersebut untuk meningkatkan kesejahteraan dan meningkatkan SDM masyarakat Riau, melalui program Corporate Social Responsibility (CSR).

Selanjutnya, bisa digunakan untuk melaksanakan kegiatan di lingkungan Blok Rokan. Mulai dari pembangunan, kegiatan migas dan kegiatan lain. Untuk pelaksananya bisa saja melalui BUMD lain di bawah Pemprov Riau, sesuai bidang masing-masing.

Detri Karya yakin, bila dana itu bisa dikelola secara maksimal, akan berdampak positif bagi kemajuan daerah. “Bila dikelola dengan baik, melalui administrasi yang benar dan transparan, dana itu bisa berkembang mungkin hingga puluhan triliun ke depannya,” ujarnya lagi.

Oleh karena itu, Detri Karya menambahkan, Pemprov Riau harus melakukan pengawasan dengan intens. Sehingga dana itu benar-benar bisa dimanfaatkan sebagaimana mestinya untuk kepentingan Riau.

Sebelumnya, Direktur Utama PT PHR Ruby Mulyawan mengatakan, sejauh ini PT PHR telah menyerahkan dana PI dengan total Rp3,5 triliun tetsebutb ke Pemprov Riau melalui PT RPR. Dana tersebut untuk periode 9 Agustus 2021 hingga 30 Oktober 2023.

Komitmen PI sebesar 10 persen tersebut sesuai dengan amanat Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Nomor 37 Tahun 2016 tentang Ketentuan Penawaran Participating Interest 10 Persen Pada Wilayah Kerja Minyak dan Gas Bumi. (Dairul)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.