Lewat MALIKA 2.0, PDC Dorong UMKM Warga Rohil Tingkat Perekonomian

0 55

DERAKPOST.COM – MALIKA 2.0 atau Mari Kelola Jelantah Kita, melalui program dari PT Patra Drilling Contractor (PDC) ini pula mengajak bagi masyarakat di Kecamatan Bangko Pusako, di Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) mengubah limbah minyak menjadi peluang usaha.

Program tersebut melibatkan 25 perempuan dari Desa Bangko Bakti, Bangko Jaya, dan Bangko Permata. Mereka mendapatkan pelatihan mengolah minyak jelantah menjadi sejumlah produk, di antaranya sabun dan lilin aromaterapi.

Sejak pelatihan dimulai pada 14 Juli 2026, sebanyak 55 liter minyak jelantah yang berasal dari aktivitas dapur Food and Lodging Services (FLS) PDC telah dimanfaatkan sebagai bahan baku.

Direktur Keuangan PDC Fitra Adriza mengatakan, minyak jelantah tidak semestinya hanya dipandang sebagai limbah. Jika dikelola dengan tepat, limbah itu masih dapat memberikan manfaat bagi lingkungan sekaligus memiliki ekonomi.

“Melalui MALIKA 2.0, kami ingin hadirkan manfaat yang berkelanjutan. Minyak jelantah dari aktivitas dapur FLS PDC tidak hanya kami lihat sebagai limbah, tetapi sebagai sesuatu yang masih memiliki nilai dan dapat dimanfaatkan kembali untuk memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Fitra, Ahad (30/8/2026) dalam rilis.

MALIKA 2.0 sendiri telah diresmikan oleh Direktur Keuangan PDC Fitra Adriza bersama Wakil Bupati Rokan Hilir Jhony Charles. Program ini menjadi bagian dari upaya PDC menghubungkan pengelolaan limbah dari kegiatan operasional perusahaan dengan pemberdayaan masyarakat.

Menurut Fitra, pemberdayaan masyarakat dalam program ini tidak berhenti setelah pelatihan selesai. PDC memberikan pendampingan selama tiga bulan agar keterampilan yang diperoleh peserta dapat dikembangkan menjadi kegiatan produktif.

Peluang pemasaran juga mulai dibuka. Dua peserta MALIKA 2.0 telah mengikuti pameran di Pekanbaru pada 9–10 Agustus 2026 ini sebagai langkah awal perkenalkan produk kepada masyarakat yang lebih luas.

Sementara itu, Wakil Bupati Rokan Hilir Jhony Charles menyambut positif program tersebut. Ia mendorong kantor-kantor pemerintahan di Kabupaten Rokan Hilir menyediakan ruang display untuk membantu memperkenalkan produk MALIKA kepada masyarakat.

“UMKM harus bisa lebih maju. Untuk itu, diperlukan program-program pemberdayaan yang dapat meningkatkan kemampuan masyarakat dan membuka peluang ekonomi. Kami berterima kasih kepada PDC yang telah memberikan manfaat melalui program CSR-nya di Kabupaten Rokan Hilir,” ujar Jhony.  (Redaksi)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.