Kepala UPT SMPN 6 Siak Hulu Tegaskan Revitalisasi Pembangunan Itu Anggarannya Terdokumentasi dan Sudah Diverifikasi

0 53

DERAKPOST.COM – Soal beredarnya berita negatif mengarah pada UPT SMPN 6 Siak Hulu, Kabupaten Kampar kian viral. Salah satu, hal proyek senilai Rp4,3 miliar, sudah dilaporkan pada pihak Kejari Kampar. Yakni diduga terjadi penyimpangan penggunaan anggaran.

Menyikapi sorotan itu, Kepala SMPN 6 Siak Hulu, Ahmad Ikrom menyampaikan, bahwa pembangunan fasilitas pendidikan di UPT SMPN 6 Siak Hulu, di Kabupaten Kampar, bersumber dari APBN 2025 Kementerian Pendidikan RI. Saat ini juga telah rampung dikerjakan sesuai target pelaksanaan.

Hal disampaikan ini katanya, memberikan klarifikasi terkait informasi penggunaanya anggaran yang menjadi sorotan Klarifikasi tersebut, dia menyatakan bahwa data yang beredar di ruang publik juga disalahartikan. Padahal, penggunaanya dana sebut Ikrom terdokumentasi dan dilaporkan resmi.

Ikrom menegaskan, apa disampaikanya ini untuk meluruskan informasi yang beredar sekaligus memberi penjelasan mengenai pengelolaanya anggaran di sekolah. Sebut dia, bahwasa dokumentasi dan pelaporan penggunaan dana menjadi bagianya pada administrasi pengelolaanya anggaran.

Kesempatan itu Ikrom mengatakan, bahwa dengan rampung pembangunanya fasilitas pendidikan UPT SMPN 6 Siak Hulu ini, para siswa tidak ada lagi itu yang belajar sistem double shift. Yang artinya dengan rampung tersebut membawa perubahanya signifikan aktivitas belajar mengajar di sekolah.

“Sebelumnya, UPT SMPN 6 Siak Hulu ada memiliki itu 10 ruang kelas, yang sehingga siswa harus mengikuti pembelajaran pakai itu sistem double shift, yakni pagi dan sore dalam aktivitas belajar mengajar. Tapi saat ini, sudah memiliki 18 ruang kelas. Dengan bertambahnya ruang belajar,” ujarnya.

 

Disebutkan dia, selain pembangunan ruang kelas baru, proyek tersebut juga mencakup pembangunan fasilitas pendukung lainnya. Di antaranya enam pintu toilet untuk siswa putra dan putri ini yang dilengkapi wastafel dan kloset jongkok. Juga fasilitas lain yang turut tersedia itu didalam anggaran.

“Yakni ruang UKS, laboratorium komputer, serta rehabilitasi delapan ruang itu butuh atau membutuhkan perbaikan seperti hal kondisi terlihat saat sekarang,” ujar Ikrom. Kesempatan itu dia mengatakan, pihaknya
menyampaikan apresiasi kepada berbagai pihak mengawal pembangunan ini.

Lebih lanjut disampaikan dia, termasuk itu media massa yang menjalankan hal fungsi kontrol terhadap pelaksanaanya pekerjaan. Maka, kalau ada pemberitaan yang miring, pihaknya mengucapkan terima kasih telah ikut mengontrol. Karena itu pihaknya tahu, itu menjadi bagian dari pengawasan.

 

Kesempatan itu Ikrom mengatakan, bahwa pembangunan sudah melalui pemeriksaan oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI dan Inspektorat Kementerian. Namun kata dia, diakui proses pemeriksaan ini terdapat sejumlah catatan yang juga menjadi bahan evaluasi bagi panitia pembangunan.

Diketahui berita sebelumnya yang dilansir sejumlah media. Proyek pembangunan dan revitalisasi UPT SMPN 6 Siak Hulu dengan nilai anggaran sebesar Rp4,3 miliar, secara resmi dilaporkan ke Kejari Kampar. Dimana laporan tersebut disampaikanya oleh pihak DPK – LPPNRI Kabupaten Kampar.

Laporan dilakukanya setelah DPK – LPPNRI Kabupaten Kampar, usai investigasi lokasi lapangan, yaitu ditanggal 17 Februari 2026. Hal itu menemukan sejumlah indikasi yang dinilai perlu ditelusuri oleh Aparat Penegak Hukum itu, dugaanya hal ketidaksesuaian pekerjaan dan perbandingan harga.

Seperti, disampaikan Ketua DPK – LPPNRI Kampar, Daulat Panjaitan. Ia, mengatakan laporan yang dibuat sebagai bentuk kontrol publik terhadap penggunaan dari anggaran negara, khususnya itu di sektor pendidikan.
“Temuan lapangan kami ini nilai perlu diuji melalui proses hukum,” ungkapnya.

Dikesempatan itu Daulat Panjaitan, kepada wartawan, hari Kamis (19/2/2026), dengan tegas menyebut, hal itu supaya semuanya jelas dan transparan. Maka, terkait temuan di UPT SMPN 6 Siak Hulu, telah dilaporkan itu diserahkan sepenuhnya kepada APH itu untuk bisa segera menindaklanjuti. (Dairul)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.