DERAKPOST.COM – Kementerian Pertahanan (Kemenhan) menyampaikan, rencana pembentukan dua Batalyon Komponen Cadangan (Yon Komcad) setiap kabupaten/kota akan menyesuaikan dengan pengembangan komponen utamanya. Yon Komcad bertugas sebagai pengganda kekuatan Batalyon Teritorial Pembangunan (Yon TP) yang bakal berdiri di setiap kabupaten/kota.
Kepala Badan Cadangan Nasional (Kabacadnas) Kemenhan Letjen Gabriel Lema menegaskan, komcad merupakan unsur pengganda dan pembesar kekuatan yang dimiliki komponen utama. “Ini merupakan kolaborasi utuh dan tidak bisa dipisahkan satu dengan yang lain,” kata Gabriel saat ditemui Republika di Lapangan Brigif Halim, Jakarta Timur, Sabtu
Menurut Gabriel, personel komcad mendapatkan latihan dasar kemiliteran (latsarmil) sebagai pendukung Yon TP di setiap kabupaten/kota. Karena itu, pengembangan komcad dilakuikan seirama dengan komponen utama, yaitu Yon TP yang berdiri di setiap kabupaten/kota di seluruh Indonesia.
“Kita tahu, konsep dalam pengembangan komponen utama, yaitu TNI darat, laut, dan udara, satu di seluruh kota/kabupaten, nanti akan terkawal satu Batalyon Teritorial Pembangunan. Kebersamaan dalam konteks komcad ini perbesar kekuatan, ini menyesuaikan dan menyelaraskan,” kata Gabriel dikutip dari laman Republika.
Dia mengungkapkan, Kemenhan secara pelan, tapi pasti bakal membentuk dua Yon Komcad mengiringi Yon TP di seluruh wilayah Indonesia. Gabriel menyebut, Bacadnas tidak menargetkan waktu tertentu dalam pembentukan Yon Komcad, karena mengikuti progres pembangunan Yon TP.
“Itu ada program yang kita siapkan. Kapan akan terwujud? Dengan kondisi yang ada, dengan kebutuhan yang ada, program proses ini seperti sekarang kita terus melakukan langkah-langkah pembentukan, kita berharap cepat, tapi menyesuaikan dengan pengembangan komponen utama,” kata mantan Pangdam Kasuari tersebut
Gabriel melanjutkan, pertahanan Indonesia menggunakan Sistem Pertahanan dan Keamanan Rakyat Semesta (Sishankamrata). Sistem pertahanan semesta tersebut, kata dia, meliputi komponen utama, komcad, dan komponen pendukung.
Sementara itu, Gabriel menghadiri pelepasan Calon Komcad ASN Kementerian Tahun 2026 Gelombang II. Dia memimpin upacara yang diikuti 2.105 ASN dari 50 instansi. Menurut dia, Bacadnas menerima usulan peserta 3.180 dari kementerina dan 485 peserta dinyatakan tidak lulus dan 590 peserta menyusul mengikuti pemeriksaan kesehatan..
Dari 2.104 Calon Komcad ASN Kementerian, mereka akan dibagi ke dalam lima satuan pendidikan. Sebanyak 353 peserta akan mengikuti pendidikan di Pusdikkes Puskesad, Kramat Jati, Jakarta Timur; 338 peserta di Brigif I Pasukan Marinir I, Cilandak, Jakarta Selatan; 497 peserta di Pusat Bahasa Kodiklatau, Halim, Jakarta Timur; Batalyon 461/Pasgat, Halim, Jakarta Timur; dan Batalyon 465/Pasgat, Halim, Jakarta Timur.
Gabriel menyebut, nantinya para Calon Komcad ASN akan menjalani pelatihan dan pendidikan selama kurang lebih enam pekan atau 1,5 bulan. Latsarmil akan dibuka pada tanggal 24 Agustus 2026. “Penutupan Komcad tanggal 7 Oktober 2026,” katanya. (Dairul)