Iskandar Husein Lantik Pengurus KONI Meranti Priode 2026-2030 yang Dinakhoda Hidayat Abdurrahman

0 55

DERAKPOST.COM – Pengukuhan dan serta pelantikan jajaran pengurus KONI Meranti Priode 2026-2030, berlangsung di Ballroom Hotel Grand Meranti, di Jalan Kartini, Sabtu (29/8/2026) malam. Momentum demikian, menjadi awal baru bagi jajaranya pengurus memperkuat pembinaan atlet, membenahi tata kelola organisasi serta meningkatkan prestasi olahraga daerah.

Diketahui, KONI Meranti priode ini dipimpin Hidayat Abdurrahman. Pengukuhan itupun dilakukan Ketua Umum KONI Provinsi Riau, Ir. H. Iskandar Hoesin. Tampak juga dihadir
Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn.) H. Asmar diwakili Sekretaris Daerah (Sekda) Kepulauan Meranti, Sudandri Jauzah, S.H. Tampak juga ini hadir para pimpinan KONI daerah pada pelantikan tersebut

Turut hadir Wakapolres Kepulauan Meranti Kompol Detis Mayer Silitonga, S.H., Ketua Umum DPH LAMR Kabupaten Kepulauan Meranti Datuk Seri Afrizal Cik, Kasi Intel Kejaksaan Negeri Kepulauan Meranti Andi Sahputra Sinaga, S.H., M.H., Danposal Selatpanjang Lettu Laut (P) Hadi Ismanto, Asisten III Setda Kepulauan Meranti Atan Ibrahim, sejumlah camat serta tamu undangan lainnya.

Kehadiran para pimpinan KONI daerah itu menjadi bentuk dukungan kepengurusan baru KONI Kepulauan Meranti, sekaligus juga memperkuat semangat memajukan olahraga di Provinsi Riau. Salah satu jadi momen penting pada rangkaian kegiatan itu adalah penyerahan bendera KONI dari Ketua Umum KONI Provinsi Riau kepada Ketua Umum KONI Kabupaten Kepulauan Meranti Hidayat Abdurrahman.

Penyerahan bendera dilakukan sebelum halnya pembacaan naskah Janji Prasetya para nggota KONI Kabupaten Kepulauan Meranti. Setelah itu, bendera diserahkan, pembacaan naskah Janji Prasetya dengan dipimpin langsung oleh Ketua Umum KONI Provinsi Riau. Prosesi tersebut, tentunya menjadi suatu simbol diserahkan amanah pembinaan olahraga kepada jajaran KONI Kepulauan Meranti tersebut.

Di kesempatan itu, Hidayat Abdurrahman dipercaya untuk pimpin KONI Kabupaten Kepulauan Meranti masa bakti 2026–2030. Dia menegaskan kepengurusan baru akan berupaya membangun ekosistem olahraga yang lebih modern, berprestasi dan bahkan berkelanjutan.

Hidayat menyampaikan tiga pilar utama yang akan menjadi fokus kepengurusan KONI Meranti. Pertama, memperkuat tata kelola organisasi yang transparan dan akuntabel. Kedua, memperluas pembinaan atlet usia dini dengan menjaring bibit-bibit potensial dari sekolah dan kecamatan. Ketiga, meningkatkan kesejahteraan serta fasilitas bagi atlet dan pelatih.

Ia juga meminta seluruh pengurus cabang olahraga segera menyusun program pembinaan dan latihan yang terukur. Langkah tersebut dinilai penting untuk mempersiapkan atlet menghadapi berbagai agenda olahraga, termasuk Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Riau yang direncanakan berlangsung pada 2027.

“Kita harus bekerja keras dengan mengedepankan transparansi dan komitmen bersama. Mulai hari ini, tidak ada lagi waktu untuk bersantai. Kita harus merapatkan barisan dan mempersiapkan atlet agar Meranti mampu bersaing dengan daerah lain,” ujar Hidayat.

Menurutnya, waktu menuju berbagai agenda pertandingan harus dimanfaatkan sebaik mungkin. Pemetaan atlet potensial, penguatan cabang olahraga, peningkatan kualitas pelatih hingga pemenuhan kebutuhan sarana dan prasarana menjadi bagian yang harus mulai dipersiapkan sejak awal.

Sementara itu, Sekda Kepulauan Meranti Sudandri Jauzah, S.H., yang hadir mewakili Bupati Kepulauan Meranti, menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pengurus KONI yang baru dikukuhkan. Ia menyebut, bahwa pengukuhan bukan hanya sekadar pergantian struktur organisasi, melainkan awal dari amanah besar untuk membawa olahraga Kepulauan Meranti semakin maju dan berprestasi.

“Pelantikan ini bukan sekadar pergantian kepengurusan, tetapi merupakan awal dari sebuah amanah dan tanggung jawab untuk membawa olahraga Kepulauan Meranti ini menjadi semakin maju, berprestasi bahkan mampu mengharumkan nama daerah. Hal itu, karena ada memiliki potensi atlet muda yang cukup besar. Potensi itu, perlu dibina secara konsisten agar dapat berkembang jadi kekuatan olahraga daerah,” ujarnya.

Tentu perlukan adalah bagaimana potensi tersebut dibina secara berkelanjutan, mulai pembinaan usia dini, peningkatan kualitas pelatih, penyediaan sarana dan prasarana, hingga kesempatan itu mengikuti berbagai kompetisi. Ia pun menilai KONI tidak boleh hanya berorientasi pencapaianya prestasi ketika kompetisi berlangsung. Tapi sistem pembinaan harus dibangun secara terarah sehingga mampu hasilkan atlet berprestasi secara berkelanjutan.

“Kita ini ingin melahirkan atlet-atlet Meranti yang bukan hanya saja berprestasi tingkat kabupaten, tetapi juga mampu bersaing di provinsi, nasional bahkan di internasional,” ujarnya. Untuk mewujudkan hal tersebut, pembangunan olahraga ini membutuhkan keterlibatanya berbagai pihak. Pemerintah KONI, pengurus cabang olahraga, sekolah, pelatih, orang tua, dunia usaha dan bahkan masyarakat harus bisa membangun sinergi dalam mendukung perkembangan atlet.

“Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti ini berkomitmen untuk terus mendukung pembangunan di bidang olahraga sesuai dengan kemampuan dan ketentuan yang berlaku,” ungkapnya. Namun, dukungan itu katanya, harus bisa berjalan bersama tata kelola organisasi yang baik. Program kerja itu harus disusun secara jelas dan terukur, sementara penggunaan anggaran harus dilakukan secara tepat sasaran serta dapat dipertanggungjawab. (Atansyam)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.