Ini Tanggapan Ketua Komisi III DPRD Riau Edi Basri Soal Ada Isu Mutasi Massal di Setwan

0 170

DERAKPOST.COM – Seiring beredar kabar, bulan Mei 2026 ini sekitar 200 an pegawai di Setwan Riau akan dimutasi. Dimutasi ini khususnya pada pegawai yang tersandung SPPD fiktif 2021-2022. Kasusnya ini sudah ditangani Aparat Penegak Hukum (APH) di Polda Riau.

Dalam kasus SPPD fiktif itu, telah rugikan negara ini yang berdasarkan pemeriksaan, terdapat temuan SPPD fiktif senilai Rp195 miliar pada periode 2021-2022. Terindikasi itu, ada sebanyak 218 pegawai di lingkung DPRD Riau ini yang sudah menikmati. Tapi hingga saat ini, kasus tersebut belum juga ada ditetapkan tersangka..

Namun diketahui, saat dilantiknya Sekwan Riau Renaldi sebagai definitif, hari Kamis 5 Februari 2026 lalu, ada pesan khusus yang disampaikan secara langsung Plt Gubernur Riau SF Hariyanto. Yakni meminta Sekwan Riau yang baru dilantik ini untuk melakukan bersih-bersih terhadap pegawai terindikasi menikmati SPPD fiktif itu.

Terkait tersebut menimbulkan keresahanya dari pegawai di lingkung DPRD Riau. Hal itu dikabarkan kalau terkena dampak tersebut mulai dari Kabag, Kasubag, PPTK dan serta sejumlahan pegawai lainnya. Perbincangan tersebut santer terdengar di lingkung DPRD Riau. Dimana informasi itu, pada bulan Mei 2026, terbit surat mutasi.

Menanggapi hal kabar berkembang, Ketua Komisi III DPRD Riau Edi Basri dikonfirmasi mengaku belum menerima informasi resmi terkait ada mutasi massal (besar-besaran, red) tersebut. Meski begitu ia menegaskan bahwa mutasi itu, merupakan kewenangan kepala daerah. Namun perlu dicatat, jangan justru menurunkan kinerja.

“Mutasi itu, merupa wewenang dari kepala daerah untuk penyegaran pada Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Tapi perlu dicatat, jangan sampai mutasi itu justru makin kian menurunkan kinerja. Artinya, tindakan yang harus dilakukan itu juga secara profesional, bukan berdasarkan sentimen. Sehingga tak nganggu kinerja,” katanya.

Lebih lanjut, disebutkanya Politisi Gerindra ini, kendati demikian diharap pada pegawai yang akan dimutasi tersebut tidak menjadi turun kinerja. Selain itu sambung Edi Basri, jika terjadi pemutasian secara massal juga akan dapat berdampak besar pada kinerja di Setwan Riau ini. Tapi, yang jelas saat ini dirinya belum dapat kabar. (Dairul)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.