Gegara Sebut Wartawan Punya Otak Gak Diketika Konpers Kasus Jampidisus Febrie, Akhirnya Hotman Paris Minta Maaf

0 123

DERAKPOST.lCOM – Hotman Paris merupa salah seorang pengacara kondang di tanah air ini, tersandung ucapannya. Yakni disaat berikan keteranganya pers. Pengacara eks Jampidsus Febrie Adriansyah ini lontarkan pernyataan tak etis ke seorang wartawan.

Hotman Paris Hutapea menyatakan dalam kesempatan itu menyatakan permintaanya maaf kepada pihak wartawan dan seluruh organisasi wartawan atas pernyataannya saat konferensi pers (konpers), pada kasus korupsi eks Jampidsus, Febrie Adriansyah.

Dikutip dari laman VivaNews. Sebelumnya, kuasa hukum Febrie Adriansyah itu dinilai telah merendahkan martabat, dan profesi wartawan atas pernyataan yang dinilai tak etisnya dalam konpers tersebut.

“Pernyataan maaf dari saya, Hotman Paris. Sehubungan dengan imbauan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) dan juga rekan-rekan wartawan lainnya,” kata Hotman dalam unggahan Instagramnya, @hotmanparisofficial, pada Senin (20/7/2026).

“Dengan ini saya menyatakan maaf sebesar-besarnya atas pernyataan saya pada waktu konferensi pers di kasus mantan Jampidsus yang mengatakan ‘lo punya otak gak sih?’,” sambungnya.

Klarifikasi yang disampaikan Hotman itu lantas menuai sorotan sebagian publik yang turut mengulik kembali kronologi peristiwa tersebut.

Ngaku Emosi saat Dicecar Pertanyaan Dalam penuturannya, Hotman menjelaskan kronologi peristiwa hingga keluar ucapan dinilai merendahkan wartawan. Pengacara kondang itu menyebut, saat itu kondisinya sedang emosi.

“Saat itu kondisi saya sedang emosi. Yang lantaran dicecar dua pertanyaan beruntun.
Akhirnya saya emosi, dikarena saya sudah bolak balik mengatakanya saya tidak tahu,” ungkap Hotman.

Singgung Soal Hidden Agenda Febrie Hotman menuturkan, pertanyaan pertama yang dilontarkan wartawan, yakni terkait dugaan soal hidden agenda atau agenda tersembunyi dari sebuah institusi di kasus eks Jampidsus.

“Maksudnya, saya sudah jawab tadi saya tidak tahu. Sebab saya tidak mungkin bertanya apa hidden agenda dari suatu institusi penegak hukum,” sambungnya. Atas insiden itu, Hotman lantas nyatakan tidak ada niat apapun di balik pernyataan tersebut.

“Cuma karena diberondong dengan dua pertanyaan yang saya sudah bilang saya tidak bisa jawab karena saya tidak punya kapasitas menjawab,” bebernya. Tetapi itu ditanya lagi ditanya lagi sehingga menjadi emosional.

 

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.