Dua Jurnalis Jadi Korban Dalam Rangkaian Serangan Militer Israel di Wilayah Lebanon Selatan

0 59

DERAKPOST.COM – Tercatat dua jurnalis di daerah perang ini tewas. Korban serangan yang disebut itu, dilakukan militer Israel di wilayah Lebanon Selatan. Insiden ini juga  menghambat upaya evakuasi dilakukan tim penyelamat di lapangan.

Peristiwa bermula ketika kedua jurnalis tersebut mendatangi lokasi serangan sebelumnya di kota at-Tiri, yang menargetkan sebuah kendaraan dan menewaskan dua orang. Namun, saat menjalankan tugas peliputan, mereka justru menjadi sasaran serangan lanjutan.

Kementerian Kesehatan Lebanon menyebut kedua jurnalis itu “dikejar” oleh serangan Israel saat berusaha menyelamatkan diri. Mereka sempat berlindung dari satu rumah ke rumah lainnya, tetapi serangan terus berlanjut.

Akibat situasi tersebut, kedua jurnalis terjebak di lokasi selama lebih dari 1 jam. Ancaman serangan yang terus berlangsung membuat mereka tidak dapat bergerak, sementara tim penyelamat kesulitan menjangkau lokasi karena akses jalan turut terdampak serangan.

Dikutip dari laman Beritasatu. Setelah Palang Merah Lebanon berhasil mencapai lokasi, petugas mengevakuasi jenazah dua korban awal. Tim juga berhasil mengevakuasi jurnalis Zeinab Faraj dalam kondisi luka parah ke dalam ambulans.

Namun, proses evakuasi kembali terganggu. Ambulans yang membawa korban dilaporkan terkena granat kejut dan tembakan, sehingga tim medis terpaksa meninggalkan lokasi dengan tergesa-gesa.

Dalam situasi tersebut, satu jurnalis lainnya, Amal Khalil, dinyatakan hilang. Tim penyelamat tidak dapat menemukan jasadnya saat itu karena kondisi yang tidak memungkinkan.

Zeinab Faraj kemudian mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit. Hingga kini, kondisinya dilaporkan serius tetapi stabil.

Beberapa jam setelah situasi relatif aman, tim gabungan dari Palang Merah Lebanon, pertahanan sipil, dan tentara Lebanon kembali ke lokasi kejadian. Mereka lakukan pencarian selama beberapa jam hingga larut malam.  (Dairul)

 

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.