Anggota DPRD Kampar Jordan Saragih Minta Pemprov Riau Atasi Kerusakan Ruas Jalan Provinsi di Tapung

0 128

DERAKPOST.COM – Anggota DPRD Kampar dari Dapil Kampar III, Jordan Saragih gerah dengan kondisi ruas jalan yang rusak. Yaitu di Simpang Petapahan hingga Tapung Hilir, Kabupaten Kampar. Ia mengatakan kondisi rusak jalan itu ada disejumlah titik,

“Kerusakanya ruas Jalan Provinsi di daerah Tapung menjadi keluhan masyarakat. Yakni seperti Simpang Petapahan hingga Tapung Hilir, Kabupaten Kampar. Rusaknya jalan ini
bulan hanya ngganggu aktivitas kelancaran lalu lintas, tetapi juga menelan korban jiwa. Makanya sebagai wakil rakyat di daerah ini, saya menindaklanjuti, dengan harapan jadi perhatikan Pemprov,” ujarnya.

Anggota Komisi II DPRD Kampar ini, sebut, memilih turun tangan mencari solusi meski persoalan infrastruktur bukan pada bidang komisinya. Jordan menegaskan, ini sesuai tugasnya sebagai wakil rakyat dirinya tidak bisa menutup mata terhadap keluhan yang disampaikan masyarakat. Karena, tiap hari melintasi jalan tersebut. Karena itu, ia aktif berkoordinasi berbagai pihak.

“Saya ini, harus bertanggung jawab kepada masyarakat. Saya sudah berdiskusi dengan Pak Edi Basri dari anggota DPRD Riau, juga pihak terkait dari PU dan perusahaan yang ada untuk mencari solusi agar kondisi jalan ini tidak semakin parah. Yang karena sudah banyak juga memakan korban jiwa. Karena itu saya berharap perbaikan jalan ini, dapat segera dilakukan,” ujar Jordan.

Lebih lanjut dikatakan Ketua Fraksi Golkar di DPRD Kampar ini, kerusakan yang paling parah berada di ruas Simpang Petapahan – Tapung Hilir itu, merupakan jalan berstatus kewenangan Pemprov Riau. Oleh sebab itu ia berkoordinasi pada anggota DPRD Riau Edi Basri yang merupakan Politisi Gerindra dari Dapil Kampar. Saat sekarang, masalah itu dengan cepat diresponnya.

“Oleh karena itu, komunikasi intensif terus dilakukan itu bersama Anggota DPRD Riau Edi Basri dan Pemprov Riau agar perbaikan jalan bisa segera direalisasikan. Dan untuk jnformasi yang diperoleh dari Pak Edi Basri, pemerintah telah rencana pembangunanya jalan beton atau rigid, yakni sepanjang dua kilometer, pada tahun anggaran 2027. Hal itu, saya bersyukur,” ungkapnya.

Jordan yang anggota Badan Kehormatan (BK) DPRD Kampar ini mengatakan, maka dalam waktu dekat akan mendampingi PU Provinsi turun ke lokasi untuk hal melihat langsung kondisi jalan. Banyak titik yang memang rusak parah serta harus segera dicarikan solusi. Karena sebutnya, kondisi jalan yang rusak ini harus jadi perhatianya pemerintah untuk masyarakat.

Kesempatan itu Jordan mengatakan, yang diketahui kerusakan jalan tersebut menjadi sorotan yakni berada di kawasan Simpang Flamboyan. Di lokasi itu pun warga bahkan sempat meletakkan sebuah sofa di tengah jalan sebagai bentuk protes hal lambannya penanganan kerusakanya jalan yang sudah berlangsung cukup lama. Aksi unik ini yang sekaligus menyentil pemerintah.

Jordan mengatakan, suara masyarakat itu harus didengar dan diperjuangkan. Bentuk protes masyarakat tersebut bukan dibawa diam. Artinya hal itu harus diakomodir dan diperjuangkan. Jordan tegaskan persoalan infrastruktur jalan itu tidak bisa dipandang sebelah mata, yang dikarena menyangkut keselamatan masyarakat dan pergerakkan pertumbuhan ekonomi daerah. (Dairul)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.