Pegawai PT Danantara Sumber Daya Indonesia yang Kaya Mendadak Bisa Kena Pecat

0 60

DERAKPOST.COM – PT Danantara Sumber Daya Indonesia (DSI) sebagai BUMN yang telah ditunjuk menjadi pintu tunggal ekspor komoditas Sumber Daya Alam (SDA). Hal itu, Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa memberikan tanggapannya perihal pengawasan.

Dikutip dari laman DDTC. Purbaya menilai ekspor SDA strategis dipusatkan melalui pihak PT DSI akan membuat pengawasan itu menjadi lebih mudah, bahkan sekaligus meminimalkan potensi korupsi atau halnya kongkalikong dengan pihak perusahaan pertambangan maupun perkebunan.

“Pengawasannya gampang, kita awasi saja pegawai PT DSI-nya. Kalau dia tiba-tiba jadi kaya, kita pecat, karena berarti dia terima duit [suap],” ujarnya, dikutip pada Minggu (24/5/2026). Di samping itu, lanjut Purbaya, pemerintah juga akan menempatkan perwakilan dari Kementerian Keuangan dan lembaga negara lainnya di dalam PT DSI sebagai pengawas.

Dia menuturkan perwakilan di PT DSI bertujuan untuk memastikan kegiatan operasional perusahaan pelat merah berjalan sesuai aturan, dan mengikuti rencana kebijakan pemerintah. Dengan demikian, diharapkan tidak ada praktik culas di internal BUMN baru itu.

“Kan sudah satu pintu, di sana sudah jelas, dan di sini [PT DSI] sudah jelas. Kalau ada sesuatu pasti ya dengan perusahaan-perusahaan itu,” ucap menteri keuangan.

Purbaya meyakini pembentukan PT DSI sebenarnya dapat meningkatkan penerimaan pajak nasional. Hal ini dikarenakan praktik penghindaran pajak sepertiĀ under-invoicingĀ dan manipulasiĀ transfer pricingĀ atas komoditas SDA strategis bakal perlahan menghilang.

Menurutnya, penerimaan pajak yang lebih optimal dapat digunakan untuk menjalankan berbagai program pemerintah dan agenda pembangunan, baik di pusat maupun daerah. Dengan demikian, pertumbuhan ekonomi bisa terjaga.

“DenganĀ approachĀ itu [pintu tunggal ekspor SDA],Ā underinvoicingĀ dan segala macam hilang untuk saya, jadiĀ incomeĀ bisa naik 2 kali lipat atau lebih. Karena dari PPh dan lain-lain, dari ekspor untung, dan paling penting barang kita tidak diselundupkan ke luar negeri,” kata Purbaya. (Dairul)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.