Program Makan Bergizi Diubah Muhammadiyah jadi Gerakan Mandiri dan Berkelanjutan

0 122

DERAKPOST.COM – Awalnya merespons program pemerintah Makan Bergizi Gratis (MBG), kini Muhammadiyah bentuk Badan Pelayanan dan Pemenuhan Gizi Muhammadiyah (BPPGM) untuk jangka panjang.

Bendahara Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Hilman Latief menegaskan, BPPGM ini nanti tidak bergantung dengan program MBG pemerintah. Sebab BPPGM akan berjangka panjang.

Sebelum menjadi BPPGM, awalnya dibentuk Koordinator Nasional (Kornas) Makan Bergizi Muhammadiyah (MBM) yang berniat membantu agar program MBG tetap berintegritas, dan agar tidak mengarah pada moral hazard.

“Sejak November 2024 kita memulai dari nol, dan alhamdulillah hari ini sudah bertransformasi menjadi Badan Pelayanan dan Pemenuhan Gizi Muhammadiyah,” ujar Hilman pada Ahad (26/4) di Gedoeng Moehammadijah, Kota Yogyakarta.

Dikutip dari laman Muhammadiyah. Hilman menegaskan BPPGM tidak bergantung pada program MBG. Sebab secara kelembagaan, peta jalan akan segera disiapkan agar badan ini dapat berjalan mandiri.

“Ke depan, BPPGM akan menyusun standarisasi proses bisnis, model investasi, dan struktur keuangan agar seluruh SPPG memiliki acuan yang seragam,” ungkapnya.

SPPG Muhammadiyah telah Beroperasi di 30 Provinsi

Pada kesempatan sama, Direktur BPPGM M. Nurul Yamin memaparkan capaian program MBM selama satu tahun terakhir yang sudah tersebar di 30 provinsi dan 143 kabupaten/kota di seluruh Indonesia dengan 404 ribu penerima manfaat.

Yamin mendedahkan, pada 25 April 2026, sebanyak 197 SPPG di bawah Muhammadiyah telah beroperasi, 21 SPPG dalam tahap verifikasi dan validasi, serta 102 unit lainnya dalam proses pembangunan.

“Kami menekankan bahwa program MBM ini berdiri di atas tiga pilar utama, yakni keamanan pangan, tata kelola yang amanah dan profesional, serta ekosistem berkelanjutan,” tegas Yamien

Yamien juga menambahkan bahwa program ini dirancang jangka panjang, dan terus mendorong agar program ini dapat menjadi momentum pembentukan ekosistem ekonomi dan pemberdayaan di Muhammadiyah.  (Dairul)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.