Kepolisian Nyatakan Hasil Tes DNA Ridwan Kamil Tak Identik dengan Anak Selebgram Lisa Mariana

0 102

DERAKPOST.COM – Kandas kehendaknya selebgram Lisa Mariana, yang getol ingin Ridwan Kamil bertanggungjawab didalam hak status anaknya. Karena, diketahui ini hasil tes DNA tidak memiliki kecocokan.

Bareskrim Polri mengumumkan hasil tes DNA Ridwan Kamil dengan selebgram Lisa Mariana, dan anaknya tak kecocokan atau nonidentik. “Hari ini dari Biro Laboratorium Dokkes Polri pun telah menyerahkan hasil pemeriksaan DNA kepada penyidik. Yakni, hasil bahwa saudara RK dan anak saudari LM berinisial CA tidak memiliki kecocokan DNA atau non-identik,” ujar Kombes Rizki Agung Prakoso di Bareskrim, dihari Rabu (20/8/2025).

Kasubdit 1 Dittipidisber Bareskrim Polri ini mengatakan, tes DNA ini dilakukan yakni setelah adanya laporan dari Ridwan Kamil pada 11 April 2025. Ridwan melaporkanya Lisa Mariana yang menggelar konferensi pers serta mengaku bahwa anaknya yang berinisial CA tersebut adalah anak biologis Ridwan.

Untuk menyelidiki hal kasus ini, Bareskrim telah memeriksa 12 saksi termasuk Lisa, ahli bahasa, ahli ITE, dan juga ahli hukum pidana. Polisi ini menyita sejumlah barang bukti berupa dokumen elektronik, sampel suara, dan surat-surat. Serta pengambilan sampel darah dalam rangkaian tes DNA ini dilakukan sebagai bagian pembuktian.

“Pemeriksaan DNA, yang  dilakukan untuk mengetahui hal adanya hubungan genetik atau biologis antara saudara RK dan anak saudari LM yaitu CA,” ungkap Rizki, dikutip dari laman Kompas.

Diketahui perseteruan Ridwan Kamil dan Lisa Mariana ini, yang bermula ketika Lisa Mariana mengaku anaknya ini adalah hasil hubungan dengan Ridwan Kamil. Didalam hal ini, ia menggugat ke Pengadilan Negeri (PN) Bandung terkait status anak dengan hal sekaligus menuntut ganti rugi belasan miliar rupiah.

Ridwan Kamil membantah klaim tersebut dan melaporkan balik Lisa atas dugaan pencemaran nama baik dengan tuntutan Rp 105 miliar. Yaitu melalui Instagram, RK menegaskan tuduhan itu adalah fitnah bermotif ekonomi. “Ini adalah tidak benar dan merupakan fitnah keji yang bermotif ekonomi yang didaur ulang,” tulisnya. (Dairul)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.