Pemprov Riau Siapkan Tiga Desain Pengganti Tugu Zapin, Pembangunan Ditargetkan 2027

0 56

DERAKPOST.COM – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau saat siapkan tiga desain baru, sebagai pengganti Tugu Zapin yang tepat berada depan Kantor Gubernur Riau, Jalan Jenderal Sudirman, Pekanbaru. Kini, mulai mematangkan rencana penataanya ulang kawasan tersebut.

Hal seperti disampaikan Plt Kepala Dinas PUPRPKPP Riau Zulfahmi, kepada media, Senin (2/11/2026). Dikatakan dia, bahwa saat ini lagi menyusun Detail Engineering Design (DED) untuk tiga alternatif desain sebagai pengganti Tugu Zapin. Dikatanya, tiga konsep yang sedang disiapkan yakni Tugu Titik Nol, Monumen Tanjak, dan Tugu Lancang Kuning.

Ketiga desain tersebut ujarnya, lagi dikaji dengan mempertimbangkan hal efisiensi anggaran, kemudahan perawatan, serta tetap mempertahankan identitas Melayu sebagai ciri khas Provinsi Riau. “Kami ini, sedang membuat tiga desain. Konsepnya lebih ekonomis,” kata Zulfahmi, pekan lalu dihubungi media.

Sebagaimana halnya itu dikutip dari laman Cakaplah. Menurutnya, bahwa desain baru tersebut tidak lagi menggunakan material mahal seperti tembaga yang juga menjadi bahan utama Tugu Zapin saat ini. Pemprov Riau ingin menggunakan itu material yang lebih mudah diperbaiki dan dirawat.

Beton menjadi salah satu material yang dipertimbangkan karena dinilai lebih praktis dari sisi perawatan. Meski demikian, desain tugu tetap akan dilengkapi ornamen khas Melayu agar identitas budaya daerah tetap terlihat menonjol.

“Karena kita berada di Negeri Melayu, tentu sentuhan ornamen Melayunya akan dibuat lebih dominan,” jelasnya. Zulfahmi ini, juga menegaskan, hal rencana tersebut bukan berarti Pemprov Riau ini tidak menghargai keberadaan Tugu Zapin yang diketahui itu selama ini menjadi salah satu ikon daerah.

Hal itu sambungnya, mempertahankan dan memperbaiki tugu tersebut juga memiliki kendala, terutama yang dikarena material tembaga membutuhkan tenaga pengrajin khusus. Dalam setahun terakhir, pihaknya ini mengaku sudah beberapa kali berupaya menjalin komunikasi dan mengatur jadwal pertemuan pada pengrajin asli Tugu Zapin.

Tapi, upaya tersebut belum membuahkan hasil, yang karena pengrajin bersangkutan memiliki kesibukan dan pekerjaan berbagai daerah di Indonesia. Karena itu kemudahan perawatan ini jadi salah satu pertimbangan penting menyiapkanya desain baru. Karena pembangunan ikon daerah memperhatikan keindahan, tapi mengabaikan lainnya.

“Pemprov Riau tidak ingin mengabaikanya biaya, dan kebutuhan pemeliharaan dalam jangka panjang. Karena, hal pembangunan sebuah ikon daerah harus pertimbangkan akan kebutuhan perawatan hingga 10, 15, bahkan 20 tahun mendatang,” ungkapnya Zulfahmi yang menjabat defenitif sebagai Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) Setdaprov Riau.

Zulfahmi menyebut, keputusan mengganti Tugu Zapin belum ditetapkan. Tapi saat ini, pihaknya masih menunggu hasil kajian dan penyelesaian desain sebelum halnya untuk menyampaikan usulan demikian itu kepada Gubernur Riau. Artinya, keputusan sebagai mengganti Tugu Zapin itupun belum dapat ditetapkan, karena masih menunggu hasil kajian dan penyelesaian desain.

Namun dia menegaskan, jikalau Gubernur Riau setuju untuk diganti, maka tentu akan usulkan itu penggantian. Penyusunan tiga alternatif desain tersebut dilakukan untuk mencari pilihan itu lebih ekonomis, mudah dirawat, dan tetap mencerminkan budaya Melayu. Diharapkan itu pembangunan fisik tugu baru dilaksanakan pada 2027. (Dairul)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.