DERAKPOSTCOM – DPRD Pekanbaru minta pihak sekolah memperkuat imbauan pada pelajar agar peserta didik tidak beraktivitas di luar rumah. Hal tersebut seiring semakin mendera kabut asap, dan terbit perpanjang
Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ).
“Kita tahu, kondisi saat ini Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru telah memperpanjang PJJ, untuk peserta didik PAUD hingga SMP sampai Sabtu (10/10/2026). Makanya dari DPRD mengingatkan sekolah memperkuat imbauan peserta didik tidak beraktivitas di luar rumah. Sebab kondisi kabut asap saat ini sudah sangat memprihatin,” katanya.
Anggota Fraksi Gerindra DPRD Pekanbaru Zainal Arifin, bahwa mendukung kebijakan edaran yang dikeluarkanya Pemko dengan perpanjang PJJ, untuk peserta didik PAUD hingga SMP. Sebab kondisinya kabut asap saat inipun sudah sangat memprihatinkan, terutama bagi pelajar. Maka jangan sampai ada aktifitas dari pelajar diluar ruangan.
Hal penyampaian ini, sambungnya, disebab soal adanya aktivitas anak-anak bermain di luar rumah selama penerapan PJJ tersebut seperti pantauan lapangan. “Sebab selama PJJ, masih banyak anak yang justru keluar rumah pakai sepeda motor tanpa masker dan helm. Ini kan berbahaya,” terangnya.
Zainal berharap, pihak sekolah itu perkuat imbauan kepada para siswa dan orang tua agar melarang aktivitas di luar rumah, yang diketahui kondisi udara masih tidak sehat. Sekolah itu, juga harus membuat imbauan atau larangan pada anak-anak untuk keluar rumah itu yang tidak memakai masker.
Sebagaimana diketahui. Pemko Pekanbaru saat ini memilih memperpanjang PJJ untuk mengurangi risiko paparan asap terhadap peserta didik. “Yang pertama itu, kita akan melanjutkan pada PJJ, ini perpanjanganya sampai hari Sabtu. Kemudian, meevaluasi kembali hari Ahad,” ungkap Markarius.
Lebih lanjut dikatakan Wawako Pekanbaru ini akan meevaluasi kondisi udara tersebut, dihari Ahad (11/10/2026). Evaluasi itu akan melihat perkembangan kualitas udara, juga kondisi cuaca, termasuk hal potensi hujan yang diprakirakan dapat terjadi pada Sabtu (10/10/2026), sesuai prediksi BMKG. (Ferry)