Tak Terurus, BTM Pertanyakan Anggaran Perawatan Pohon Aren Program Pemkab Pelalawan

0 53

DERAKPOST.COM – Program pohon Aren ala Pemkab Pelalawan ini menjadi suatu pertanyaan para pihak. Khusus itu terkait halnya anggaran dan perawatan tanaman tersebut.

Seperti halnya disampaikan Ketua Barisan Tampar Marsipagodangan (BTM) Rustam, kepada wartawan. Ia mengatakan, bahwa program penghijauan kawasan perkotaan melalui penanaman pohon aren sepanjang jalur dua perkantoran pemerintah daerah di Kabupaten Pelalawan ini perlu dipertanya.

Pasalnya, banyak bibit tanaman itu dibiayai menggunakan uang rakyat tersebut, justru terpantau layu hingga ada mati mengering. Itu ada dugaan ketiadaan perawatan yang jelas. Kondisi memprihatinkan di lapangan ini memantik pertanyaan pada program ini yang terkesan, suatu keputusan spontan.

“Apakah program penanaman pohon aren sudah dirancang atau itu hanya dari suatu keputusan yang spontan lahir dengan tidak dilandasi kajian kelayakan tata ruang yang matang. Sebab saat sekarang ini, diketahui terpantau pohon aren layu hingga ada yang mati. Ini pakai uang rakyat,” sebut Rustam.

Dikesempatan itu Rustam, minta akan hal transparansi anggaran. Dikarena, eksekusi program penghijauan kota sejatinya tidak bisa itu hanya sebatas menanam bibit lalu ditinggalkan begitu saja. Tanaman seperti pohon aren yang membutuhkan perlakuan khusus, mulai dari penerapan jarak tanam.

“Pohon aren yang membutuhkan perlakuan khusus, mulai dari penerapan jarak tanam yang ideal, hingga pemeliharaan rutin agar mampu bertahan hidup. Diingatkan kepada Pemkab Pelalawan, jangan dijadikan ajang percobaan. Inikan menyangkut uang rakyat digunakan tanam pohon aren,” ungkapnya.

Dikarena itu, sambungnya, setiap program ini harus berdasarkan kajian, perencanaan, standar teknis, serta perhitungannya biaya pemeliharaan yang transparan. Didalam hal ini, Rustam mengatakan selain permasalah
perawatan dipertanyakan, juga penanaman di kawasan perkantoran apa itu diperlukan.

“Disamping persoalanya teknis perawatan pada anggaran. Hal dari kesesuaian pohon aren yang jika difungsikan sebagai elemen estetika kawasan perkantoran turut sangat menjadi pertanyaan,” katanya. Kalau nanti pada akhirnya proyek tersebut gagal, sebut dia, Pemkab harus pertanggungjawaban.

Diberitakan sebelumnya. Bupati Pelalawan Zukri mencanangkan didaerah dipimpinnya menjadi Kota Aren, ada upaya peningkatan ekonomi dan kesejahteraanya masyarakat. Komitmen dibuktikanya dengan dimulainya kick off penanaman bibit aren di Pangkalan Kerinci, pada hari Selasa (23/6/2026l) lalu.

Dalam langkah awal, kick off penanaman bibit pohon aren dilakukan di median Jalan Sultan Syarif Hasyim, di Pangkalan Kerinci, Bahkan sejumlah kepala dinas dan pejabat setempat ikut dalam penanaman perdana tersebut. Dikatakan bupati, selain sebagai kota aren, inikan juga mempercantik kota.

“Selain sebagai kota aren, penanaman ini merupakan hal bagian dari upaya Pemkab Pelalawan mempercantik dan memberikan kesejukan khusus kawasan perkotaan. Dan sekaligus langkah mendukung pelestarian lingkungan serta upaya penghijauan di ibu kota kabupaten,” terang Bupati Pelalawan.

Zukri mengungkap keberadaan pohon aren sangat berdampak positif pada lingkungan. Tak hanya cantik dan memicu udara segar kawasan perkotaan saja, tepi peningkatan perekonomian jangka panjang. Pohon aren dipilih yang karena memilik nilai ekonomis, serta tingkat kesejahteraanya masyarakat.

“Kalau ini, dilakukan serta dirawat dengan baik. Tentu, nanti menghasilkan beberapa produk memiliki nilai jual,” katanya. Selain itu, sebutnya, bahwa pohon aren juga akan memberi nilai ekologis dikarena berfungsi sebagai halnya tanaman penghijauan dan konservasi untuk itu lingkungan sekitar. (Dairul)

 

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.