DERAKPOST.COM – DPW NasDem Riau ini gelar program Remaja Bernegara, dengan tujuan mendorong generasi muda, supaya berani punya mimpi besar bagi pada masa depan Indonesia. Ini menjadi wadah dalam pendidikan politik dengan sekaligus ruang pembelajaran pada proses pembangunan bangsa.
Kegiatan RBN yang digelar di Kantor DPW NasDem Riau, Sabtu (15/8/2026) diikuti ratusan peserta. Mereka tidak hanya mendapatkan pemahaman terkait politik, tetapi juga diajak melihat langsung bagaimana proses pengambilan keputusan di lembaga legislatif.
Sekretaris Dewan Pertimbangan DPP Nasdem, Galumbang Christianson Sitinjak menyampaikan bahwa Riau memiliki sejarah panjang terkait perjuangan demokrasi. Menurutnya, keberanian tokoh-tokoh daerah dalam memperjuangkan perubahan menjadi bagian penting dari perjalanan politik Riau.
Ia mencontohkan sosok Ismail Suko yang pernah mencalonkan diri dan terpilih sebagai Gubernur Riau melalui mekanisme demokrasi di DPRD Riau pada dekade 1980-an. Namun, proses tersebut akhirnya batal akibat adanya intervensi kekuasaan.
Menurut Galumbang, pelaksanaan RBN menjadi langkah untuk membangun ruang belajar bagi generasi muda agar memahami peran politik dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
“Melalui pertemuan ini, NasDem ingin menularkan semangat kepada generasi muda bangsa. Kita mempersiapkan anak-anak muda untuk mewujudkan mimpi orang tua dan memperbaiki bangsa ke depan,” kata Galumbang.
Ia menegaskan, kegiatan tersebut merupakan bentuk tanggung jawab NasDem dalam memberikan pendidikan politik kepada masyarakat. Ia memastikan peserta tidak diarahkan untuk bergabung dengan partai, melainkan diberikan pemahaman agar mampu menentukan pilihan politik secara bijak.
“Kami tidak pernah memaksa mereka untuk bergabung ke NasDem. Tetapi kalau mereka melihat ini sebagai sesuatu yang baik, tentu mereka akan memilih yang baik pula,” ujarnya.
Galumbang menilai pemahaman generasi muda terhadap sistem politik dan pemerintahan masih perlu ditingkatkan. Sebab, berbagai kebijakan negara ditentukan melalui proses politik, termasuk melalui lembaga legislatif.
“Kita tahu keputusan negara diputuskan melalui DPR. Namun bagaimana mekanismenya masih banyak yang belum memahami. Karena itu pendidikan politik menjadi penting,” jelasnya.
Ia juga menyebut sejumlah tokoh NasDem seperti Siti Nurbaya dan Surya Paloh sebagai contoh figur yang memiliki semangat perubahan sejak usia muda. Menurutnya, jalur politik menjadi salah satu cara untuk mendorong perubahan bagi bangsa.
Sementara itu, Ketua DPW NasDem Riau Willy Aditya mengajak generasi muda agar tidak hanya berpikir dalam lingkup daerah, tetapi mulai membangun cita-cita yang lebih besar untuk Indonesia.
“Bermimpilah membangun Indonesia. Beberapa tahun lagi kita akan merayakan satu abad Indonesia merdeka. Karena itu, kita harus berpikir untuk Indonesia,” ujar Willy.
Ia mengingatkan agar generasi muda tidak terjebak pada kepentingan daerah semata. Menurutnya, persoalan bangsa membutuhkan cara pandang yang lebih luas.
“Kita sering terjebak ego daerah. Orang Kuansing berpikir Kuansing, Pekanbaru berpikir Pekanbaru. Tetapi jarang berpikir lebih besar untuk bangsa dan negara yang kita cintai,” katanya.
Willy menyebut peserta RBN sebagai generasi yang akan menentukan arah masa depan Indonesia. Ia meminta mereka terus mengembangkan potensi dan berani mengejar cita-cita.
“Kalian adalah bintang Indonesia. Kalian harus bisa lebih bersinar di tengah berbagai persoalan saat ini. Indonesia ke depan membutuhkan kalian,” tegasnya.
Usai mengikuti pembukaan, peserta RBN mengikuti kegiatan pembelajaran langsung di DPRD Riau. Mereka mendapat kesempatan melihat simulasi sidang Badan Musyawarah (Banmus), rapat komisi, hingga sidang paripurna.
Kegiatan tersebut bertujuan memberikan gambaran kepada generasi muda mengenai mekanisme pengambilan keputusan politik yang dilakukan oleh para wakil rakyat.