Viral Video Warga Kampar Ini Melawan Petugas DLHK Pekanbaru Saat Buang Sampah Sembarangan

0 62

DERAKPOST.COM – Buang sampah yang tidak pada tempatnya di Kota Pekanbaru, warga Kabupaten Kampar adu mulut juga  mau pukul Petugas DLHK Pekanbaru.

Tim Penegakan Hukum (Gakkum) DLHK Kota Pekanbaru menangkap warga yang ketahuan membuang sampah itu dengan  sembarangan. Kejadian itu, berlangsung hati Selasa, 4 Agustus 2026 sore di Jalan Soekarno Hatta, Kecamatan Tuah Madani. Pelaku ini warga Kabupaten Kampar yang bekerja sebagai pedagang di Pekanbaru.

Saat hendak ditindak, pelaku tidak menerima teguran. Ia justru melakukan perlawanan hingga terjadi adu mulut dengan petugas. Bahkan saat petugas berusaha mengamankan kunci kontak kendaraannya, pelaku mendorong dan berusaha memukul petugas.

Keributan itu menarik perhatian warga sekitar. Rekaman video insiden itu diambil dan menyebar luas di media sosial. Netizen banyak yang mengkritik sikap pelaku. Mereka menilai petugas hanya menjalankan tugas menjaga kebersihan kota.

Kepala Bidang Penataan Lingkungan DLHK Pekanbaru, Juli Victorino, memberikannya keterangan resmi terkait insiden ini. Ia membenarkan bahwa pelaku kedapatan membuang satu kantong sampah besar menggunakan bentor di pinggir jalan.

“Saat kita melakukan pengawasan di Soekarno Hatta dekat ECO Green, petugas mendapati warga ini menggunakan bentor membuang sampah satu kantong plastik besar di pinggir jalan itu,” kata Rino, sapaan akrab Juli Victorino. Lokasi ini memang dikenal sebagai salah satu titik rawan pembuangan sampah ilegal.

Pelaku diketahui berasal dari Kabupaten Kampar dan bekerja sebagai pedagang di Pekanbaru. Ia membuang sampah setelah selesai berdagang. DLHK mencatat banyak pedagang dari luar kota yang membuang sampah sembarangan di kawasan perbatasan.

Rino menjelaskan bahwa meski sempat terjadi ketegangan, tidak ada benturan fisik yang menimbulkan luka. Petugas tetap tenang dan mengendalikan situasi tanpa membalas kekerasan. Setelah pelaku tenang, proses penindakan dilanjutkan.

“Memang terjadi dorong-dorongan, mau dipukul. Tapi tidak terjadi pemukulan. Warga ini pedagang, selesai jualan buang sampah ke sana,” jelas Rino. Pelaku akhirnya dipersilakan membawa pulang sampah yang dibuangnya dan diberikan sanksi peringatan keras.

DLHK Pekanbaru menyatakan akan meningkatkan pengawasan setiap hari di titik-titik rawan. Kawasan perbatasan kota menjadi fokus utama karena sering dijadikan tempat pembuangan sampah oleh orang luar kota. Pengawasan diperketat baik pagi maupun sore hari.

“Kami imbau masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan. Mari sama-sama kita jaga kebersihan kota ini,” pungkas Rino. DLHK juga berencana menindak tegas pelanggar berikutnya dengan sanksi yang lebih berat sesuai peraturan daerah.

Kebersihan Pekanbaru bukan tanggung jawab petugas saja. Setiap orang yang beraktivitas di kota ini memiliki kewajiban yang sama. Membuang sampah pada tempatnya adalah langkah paling sederhana namun paling berdampak besar bagi semua orang.   (Ferry)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.