Tokoh Masyarakat Siak Dukung Proses Hukum pada Kecelakaan Maut di Jalan Raya KM 10 Kampung Perawang Barat
DERAKPOST.COM – Tokoh masyarakat di Kabupaten Siak, menyatakan dukunganya terhadap proses hukum kasus kecelakaan maut menewaskan seorang siswi berinisial AM (16) di Jalan Raya KM 10, di Kampung Perawang Barat, Kecamatan Tualang. Yaitu
meminta kepolisian agar mengusut tuntas kasus dan juga memastikan proses hukum berjalan sesuai ketentuan berlaku.
Dukungan demikian itu disampaikan Ketua Persatuan Masyarakat Aceh (PERMASA) di Kabupaten Siak, Tgk Zulham Efendi, Jumat (30/10/2026). Ia menegaskan, pengemudi mobil yang terlibat diaccident (kecelakaan) tersebut harus mempertanggungjawabkan perbuatannya apabila terbukti bersalah. Ia mengatakan, PERMASA mendukung untuk proses hukum. Hal ini memberikanya efek jera kepada masyarakat yang lain didalam berkendara.
Dukungan serupa disampaikan oleh Ketua Ikatan Keluarga Indragiri Hulu (IKA Inhu) di Kabupaten Siak, Irwan. Dia mengapresiasi sikap keluarga korban yang menginginkan kasus tersebut agar tetap diproses secara hukum, bukanya diselesaikan melalui jalur perdamaian. Langkah, dilakukan keluarga korban itu menginginkan adanya keadilan atas peristiwa tersebut.
“Keluarga korban. Baik keluarga AM yang meninggal dunia maupun keluarga korban lainnya yang masih menjalani perawatan di rumah sakit. Dimana dari orang tua korban menyampaikan kepada kami bahwa dalam perkara ini mereka tidak mau berdamai dan tetap meminta proses sesuai hukum yang berlaku. Itu sangat kami apresiasi,” ujarnya, menjelaskan ke media.
Kecelakaan Libatkan Satu Mobil dan Tiga Motor
Sebagaimana hal diberitakan sebelumnya. Kecelakaan maut tersebut melibatkan satu unit Toyota Land Cruiser sama tiga sepeda motor, yang tepatnya di Jalan Raya KM 10, Kampung Perawang Barat, pada hari Rabu (28/10/2026) sekitar pukul 15.30 WIB. Hal
peristiwa itu dengan menewaskan AM (16), seorang siswi ini sedang dalam perjalanan pulang, setelah beraktivitas di sekolah.
Selain halnya korban meninggal dunia, ada empat orang lainnya mengalami luka-luka. Kepergian atau meninggal dunia AM inipun meninggalkan duka sangat mendalam bagi keluarga dan masyarakat sekitar. Seorang warga itu, menggambarkan betapa tragis peristiwa tersebut. “Pergi ke sekolah anak tersebut dalam kondisi sehat walafiat, dan saat pulang justru tinggal nama,” ujarnya.
Berdasarkan data awal kepolisian, Toyota Land Cruiser bernomor polisi BM 151 AK dikemudikan pria berinisial DK (49). Mobil tersebut, yang melaju dari arah Perawang menuju Minas. Saat tiba di lokasi kejadian, mobil diduga bergerak ke sisi kanan badan jalan. Pada saat yang bersamaan, dari arah berlawanan melintas tiga sepeda motor.
Diketahui sepeda motor yakni Honda Vario BM 5471 SAE, Honda Beat BM 2925 ZAT, dan satu unit Honda Beat itu tanpa nomor polisi. Dikarena, jarak sudah terlalu dekat, tabrakan itu tidak dapat dihindar. Benturan keras menyebabkan sejumlah pengendara dan penumpang sepeda motor mengalami luka-luka. Saat hal kejadian, kondisi cuaca cerah dengan arus lalu lintas sedang. Jalan beraspal mulus dan marka yang jelas.
Polisi Periksa Saksi dan Pengemudi
Kapolres Siak melalui Kasatlantas Polres Siak, AKP Siswoyo, SH, kepada wartawan, sebelumnya memastikan hal penanganan perkara terus berjalan secara profesional. Hal itu disampaikanya, saat dikonfirmasi Kamis (29/10/2026), Siswoyo mengatakan penyidik Unit Kecelakaan Lalu Lintas masih melakukan pemeriksaanya sejumlah saksi dan pengemudi kendaraan yang terlibat.
“Proses hukum tetap berjalan. Saat ini Tim Unit Laka Satlantas di Polres Siak sedang melakukan pemeriksaan intensif terhadap saksi-saksi, bahkan pengemudi kendaraan. Hal tersebut juga memperdalam hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), guna bisa mengungkap halnya secara pasti kronologi dan penyebab kecelakaan,” ujar Siswoyo.
Sebelumnya, personel dari Polsek Tualang bersama Unit Laka Lantas Satlantas Polres Siak ini sudah mendatangi lokasi kejadian. Petugas mengamankan kendaraan terlibat kecelakaan tersebut, mendata kondisi para korban, dan mengumpulkan hal keterangan untuk kepentingan penyelidikan. Tapi, saat ini polisi masih mendalami penyebab pasti kecelakaan tersebut. (Berry)