Taufik Hidayat Jadi Buronan pada Kasus Kekerasan Terhadap Perempuan, Gubernur Jabar Gelar Sayembara Rp250 Juta

0 62

DERAKPOST.COM – Viral video kekesalanya seorang Gubernur Jawa Barat (Jabar) Dedi Mulyadi dengan ada tindakan kekerasanya Taufik Hidayat kepada seorang perempuan tersebut. Bahkan disaat ini, pelaku (Taufik) menjadi buronan.

Artinya kasus kekerasan pada perempuan yang sangat ekstrem telah mengguncang wilayah Jabar dan ini memicu reaksi keras dari pucuk pimpinan daerah. Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, secara resmi menggelar sayembara besar-besaran dengan menyiapkan hadiah uang tunai fantastis sebesar Rp 250 juta dari kantong pribadinya.

Hadiah ini dijanjikan bagi siapa saja, baik masyarakat umum maupun kelompok warga, yang dapat memberikan bantuan signifikan untuk menemukan keberadaan Taufik Hidayat. Pria tersebut kini menjadi buronan utama karena diduga kuat telah melakukan aksi penyekapan serta penganiayaan sadis terhadap kekasihnya sendiri hingga korban menderita luka berat yang sangat fatal dan kehilangan penglihatannya secara permanen.

Pengumuman sayembara mengejutkan publik ini disampaikan langsung oleh Dedi Mulyadi, atau yang di kalangan masyarakat akrab disapa KDM, melalui sebuah unggahan video di akun media sosial Instagram pribadinya, @dedimulyadi71, pada Selasa, 23 Juni 2026. Dalam rekaman video tersebut, raut wajah sang Gubernur tidak dapat menyembunyikan rasa duka sekaligus kegeraman yang mendalam.

Dengan nada bicara yang bergetar menahan amarah, Dedi mengutuk keras tindakan keji tersebut dan tanpa ragu melabeli kasus ini sebagai salah satu tragedi kemanusiaan paling biadab yang pernah terjadi di wilayah hukum Provinsi Jawa Barat.

“Saya menyampaikan ada peristiwa yang biadab terjadi di Jawa Barat. Seorang perempuan yang dipacari, disekap, dianiaya, dicacatkan kedua matanya hingga tidak melihat lagi dan bibirnya mungkin digunting sampai saya tidak tega melihat, seluruh tubuhnya melepuh dan rusak,” ungkap Dedi dengan nada sangat terpukul saat membeberkan kondisi tragis yang dialami korban.

Kegeraman Mendalam dan Seruan Tegas Sang Gubernur Aksi keji luar biasa yang menimpa korban perempuan ini benar-benar memicu kemarahan mendalam dari orang nomor satu di Jawa Barat tersebut. Dedi mengaku sangat tidak habis pikir bagaimana seorang laki-laki tega berbuat sekejam itu kepada perempuan yang merupakan kekasihnya sendiri.

Guna mempersempit ruang gerak pelarian dan mempercepat proses hukum, Dedi secara terbuka langsung membeberkan identitas lengkap serta nama terduga pelaku ke hadapan publik. Di sisi lain, ia juga menegaskan dukungan penuh serta keyakinan tingginya terhadap profesionalisme aparat penegak hukum dalam menangani kasus ini.

“Saya sangat marah dengan laki-laki seperti ini bernama Taufik Hidayat yang sekarang jadi buronan, dan saya meyakini bahwa tim Polda Jabar akan mampu dengan cepat menangkapnya,” ujar Dedi secara tegas, memberikan sinyal bahwa tidak ada tempat aman bagi pelaku kekerasan di Jawa Barat.

Sebagai langkah konkret, nyata, dan bentuk partisipasi aktifnya dalam membantu mempercepat proses penyelidikan kepolisian, Dedi Mulyadi membuka ruang sebesar-besarnya bagi seluruh lapisan masyarakat untuk ikut terlibat langsung dalam perburuan ini.

Hadiah uang tunai senilai seperempat miliar rupiah disiapkan sebagai insentif besar bagi warga yang berhasil mendeteksi keberadaan pelaku, menangkapnya, atau setidaknya memberikan petunjuk serta informasi yang sangat akurat kepada pihak berwajib.

“Siapa yang bisa menemukan Taufik Hidayat, menyerahkannya kepada aparat atau menginformasikan kepada aparat keberadaannya, saya memberikan hadiah Rp250 juta sebagai bentuk partisipasi saya agar Taufik Hidayat segera ditemukan dan segera ditangkap,” tutur KDM menambahkan rincian mengenai komitmen sayembara tersebut.

Lebih lanjut, Dedi juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh jajaran Korps Bhayangkara di Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Barat yang saat ini sudah bergerak cepat di lapangan untuk memburu pelaku. Ia meminta masyarakat tidak menjadi penonton pasif, melainkan bersatu padu membangun solidaritas untuk membantu tugas kepolisian.

“Untuk itu saya ucapkan terima kasih kepada jajaran Polda Jabar. Mari kita bersama terus menangkap saudara Taufik Hidayat si biadab ini. Dan kepada seluruh warga, mari kita sama-sama mencarinya,” pungkas Dedi di akhir rekaman videonya, menyerukan gerakan bersama di tengah masyarakat.

Korban Masih Berjuang Pulih di RSHS Bandung dan Status DPO Pelaku Kasus penyekapan disertai penganiayaan ekstrem ini sebelumnya memang telah menyita perhatian besar dan memicu gelombang simpati serta kecaman luas dari publik di media sosial. Korban pertama kali ditemukan oleh warga dalam kondisi yang sangat memprihatinkan, penuh luka, dan traumatis.

Akibat luka fisik yang sangat parah di sekujur tubuhnya, saat ini korban masih harus menjalani perawatan medis secara intensif dan pengawasan ketat dari tim dokter spesialis di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung. Sementara itu, pihak kepolisian dari Polda Jawa Barat mengonfirmasi bahwa Taufik Hidayat telah resmi dimasukkan ke dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).

Dikutip dari laman Detik. Pihak kepolisian menyatakan bahwa pengejaran terus dilakukan tanpa henti. Tim gabungan intelijen dan reserse kriminal kini tengah disebar ke berbagai titik strategis serta lokasi yang dicurigai kuat menjadi tempat persembunyian terakhir pelaku mempertanggungjawabkan perbuatan biadabnya di hadapan hukum. (Dairul)

 

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.