Soal Realisasi APBD Riau Rendah, Ini Penyebabnya ???

0 185

 

DERAKPOST COM – Syamsuar tegaskan bahwasa rendahnya realisasi Anggaran Pendapatan Daerah (APBD) Riau tahun 2022, disebabkan karena rekanan tidak mengambil uang muka kegiatan.

Diketahui, realisasi APBD Riau sampai awal September 2022 untuk keuangan baru mencapai Rp4,2 triliun atau 46,98 persen dari total anggaran itu sebesar Rp8,9 triliun lebih. Sedangkan realisasi fisik baru mencapai 58,37 persen dari total 330 program, kegiatan 768 dan sub kegiatan 1.945.

“Ini kan (realisasi keuangan rendah) banyak orang ini (rekanan) kerjanya belum mencairkan uang (uang muka kegiatan),” kata Gubri Syamsuar, Selasa (6/9/2022). Gubri menyampaikan, jika saat ini seluruh kegiatan di APBD Riau sudah lelang semua dan teken kontrak. Namun kebanyakan rekanan tidak mengambil uang muka.

Sementara sebelumnya, Asisten II Setdaprov Riau, M Job Kurniawan mengatakan, bahwa pihaknya telah berupaya untuk meningkatkan realisasi APBD Riau dengan terus mengevaluasi kegiatan setiap bulannya.

“Pada prinsipnya jajaran Pemprov Riau sudah bersama-sama mendorong realisasi APBD, bahkan kami berkali-kali rapat evaluasi kegiatan di OPD,” kata M Job Kurniawan. Dia pun menyampaikan, bahwa pihaknya menyakini jika seluruh kegiatan APBD Riau dijalankan tahun ini sudah berkontrak semuanya. **Rul

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.