DERAKPOST.COM – Upaya ketersediaanya bahan pokok di tengah masyarakat, dalam hal ekonomi menjerit. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Riau bersama BUMD PT Riau Pangan Bertuah, taja pasar murah setiap hari
Hal itu disampaikanya Kabid Perdagangan Dalam Negeri Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM (Disperindagkop UKM) Provinsi Riau Tetty Nurdianti menyebutkan, pada pekan ini, operasi pasar murah Pemprov Riau akan digelar pada dua daerah.
“Pekan ini akan ada 5 titik lokasi operasi pasar murah, yang tersebar yaitu di Kota Pekanbaru ada 4 titik dan Kabupaten Siak itu 1 titik. Untuk pagi ini akan kita awali di Kota Pekanbaru. Tepatnya itu di Halaman Kantor Lurah Sialang Munggu, Kecamatan Tuah Madani,” katanya.
Kemudian, pada Selasa, 11 Agustus digelar di Halaman Kantor Wonorejo, Kecamatan Marpoyan Damai. Rabu, 12 Agustus akan berpindah ke Kabupaten Siak, tepatnya di Halaman Kantor Desa Seminai, Kecamatan Kerinci Kanan.
“Pada Kamis, 13 Agustus kembali digelar di Pekanbaru. Tepatnya di Halaman Kantor Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Riau, Jalan Pattimura. Sementara pada Jumat, 14 Agustus di Kelurahan Maharani, Jalan T Mahmud, RT 02 RW 03, Kecamatan Rumbai Barat,” sebutnya.
Tetty menyebutkan dengan adanya operasi pasar murah ini, pihaknya ingin pastikanya ketersediaan bahan pokok dan kestabilan harga. Diharap, dengan ada operasi pasar murah ini ngin menjaga dan memastikan ketersediaan bahan pokok, kelancarannya distribusi dan kestabilan harga.
Dijabarkannya, untuk harga bahan pokok di operasi pasar murah itu diantaranya beras SPHP Rp60rb per 5 kilogram, beras anak daro dan beras sokan Rp169rb per 10 kg, beras sokan dan beras anak daro Rp84.500 per 5kg.
“Untuk gula pasir dibandrol dengan harga Rp18rb per kg, minyak goreng kemasan minyakita Rp15.500 per bungkus, garam krista Rp2rb per 200gram, garam nusantara Rp2rb per 250 gram dan telur Rp49 ribu per papan,” katanya.
Bagi masyarakat yang ingin berbelanja pada kegiatan Operasi Pasar Murah, diharapkan dapat mengantre dengan tertib dan datang pada waktu yang telah ditentukan.
“Kita harapkan masyarakat dapat mengantre dengan tertib. Dan kami mengimbau agar membawa kantong belanja dari rumah, guna mengurangi penggunaan kantong plastik,” ujarnya. (Dairul)