Meski Diterpa Rasionalisasi Anggaran, KONI Kaltim Tetap Perjuangkan 64 Cabor Ikut Porprov

0 65

DERAKPOST.COM – Sebanyak 64 Cabang Olahraga (Cabor) akan diperjuangkan oleh pihak Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kaltim untuk bisa tampil pada ajang  Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VIII ini.

Hal itu disampaikan langsung Sekretaris Jenderal KONI Kaltim, Abdul Muis dalam keterangan pers kepada wartawan. Sebut dia, pada ajang Porprov di.Kaltim 2026 ini diketahui memang komposisi Cabor yang akan dipertanding hingga kini belum juga ditetapkan secara resmi.

“Pembahasan, masih dilakukan bersama pihak-pihak yang terlibat dalam persiapan Porprov tersebut,” katanya, seperti dikutip dari laman NomorSatuKaltim. Tapi, sebut dia, KONI Kaltim juga memiliki sikap untuk mempertahankan 64 cabor tersebut.

Opsi tersebut dinilai penting karena para atlet dari masing-masing cabang telah menjalani proses seleksi dan kualifikasi, sebelum dinyatakan berhak mengikuti Porprov.

“Belum ada fiksasi untuk jumlah cabor dan nomor tanding. Namun dari KONI Provinsi Kaltim sendiri pada prinsipnya akan  tetap memperjuangkan keikutsertaan 64 Cabor itu ingin bisa dipertandingkan,” ujar Abdul Muis menjelaskan kepada wartawan.

Sempat ada wacana pengurangan Cabor, yang  dikarena kemampuan pembiayaan penyelenggaraan. Sebab pada dukungan anggaran dari Pemprov Kaltim untuk hal  Porprov ini disebut berada diangka Rp20 miliar. Sementara kebutuhan yang diajukan mencapai sekitar Rp60 miliar.

Muis mengatakan, kalau KONI Kaltim tidak berada pada posisi mencampuri kebijakan anggaran. Namun, pihaknya ini mendorong agar adanya penghematan dilakukan pada komponen yang masih memungkinkan itu, tanpa menghilangkan kesempatanya atlet dari sejumlah Cabor.

Dikatakan dia, untuk salah satu yang dapat dievaluasi itu, jumlah nomor pertandingan Dengan melakukan hal penyesuaian pada bagian tersebut, sehingga anggaran yang tersedia diharapkan dapat dialihkan untuk menjaga lebih banyak Cabor tetap masuk dalam agenda Porprov.

“Kami sampaikan bahwa hal-hal yang bisa dirasionalisasi, itu rasionalisasi. Nanti hasil rasionalisasi tersebut dapat dialihkan agar Cabor-Cabor yang lain dipertanding,” jelas pria yang juga Anggota DPRD Samarinda tersebut.  (Dairul)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.