Kunjungan ke Provinsi Riau, Plt Gubernur SF Hariyanto Usulkan Jembatan Siak V dan Flyover Garuda Sakti ke Menteri PU
DERAKPOST.COM – Berkesempatan hadir di Bumi Lancang Kuning (Provinsi Riau) ini, Menteri Pekerjaan Umum (PU) disuguhkan dengan usulan pembangunanya Jembatan Siak V dan Flyover Garuda Sakti, berada di Kota Pekanbaru.
Usulan itu disampaikan Plt Gubernur Riau SF Hariyanto saat Menteri PU Dody datang ke Provinsi Riau. Dimana, pada pertemuan tersebut, pemerintah daerah mengusulkan agar beberapa proyek untuk prioritas dapat didanai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Salah satu proyek yang menjadi perhatian adalah pembangunan Jembatan Siak V yang akan menghubungkan kawasan Kota Pekanbaru dengan Kecamatan Tenayan Raya, tepatnya di sekitar kompleks perkantoran Wali Kota Pekanbaru.
“Pertama yang kami usulkan yakni pembangunan Jembatan Siak V. Untuk perencanaan pembangunan jembatan ini sudah selesai, hanya tinggal pelaksanaan saja,” katanya.
SF Hariyanto menjelaskan, pembangunan Jembatan Siak V telah direncanakan sejak lama. Menurutnya, proyek tersebut dinilai layak dibiayai pemerintah pusat karena seluruh tahapan persiapan, mulai dari desain hingga pembebasan lahan, telah diselesaikan.
“Karena itu untuk pembangunan Jembatan Siak V kami berharap bisa dikerjakan oleh pemerintah pusat melalui dana APBN. Karena desainnya semua sudah ada, dan lahannya juga sudah bebas,” sebutnya.
Ia menilai keberadaan Jembatan Siak V akan memberikan dampak besar terhadap kelancaran arus lalu lintas di Kota Pekanbaru. Selain mengurangi kemacetan, jembatan tersebut juga diharapkan menjadi jalur alternatif bagi kendaraan bertonase besar menuju Jalan Lintas Timur.
“Jika jembatan ini sudah ada, diharapkan dapat mengurai kemacetan di kota. Kemudian juga tentunya bisa membuka isolasi daerah dan daerah yang dilintasi juga bisa berkembang,” ujar SF Hariyanto dalam keterangannya.
Selain Jembatan Siak V, katanya, Pemprov Riau juga mengusulkan pembangunan Flyover Garuda Sakti kepada Kementerian PU. Menurutnya, SF Hariyanto, dokumen perencanaan proyek itu telah rampung dan saat ini proses pembebasan lahannya. (Irsyad)