Kasus Kematian di Hotel Evo Pekanbaru Seret Anggota DPRD Meranti dari Partai NasDem, Ini Kata Sekretaris DPW Riau
DERAKPOST.COM – Sekretaris DPW Partai NasDem Riau Yopi Arianto ini mulai angkat bicara soal viral konten TikTok, yakni seret nama anggota DPRD Meranti berinisial LM, juga kader partai ini. Hal itu didalam narasi kematianya seorang pemuda inisial MA, di Hotel Evo Pekanbaru.
Diketahui, dalam konten yang viral tersebut memuat sejumlah tudingan yakni kematian pemuda asal Kecamatan Merbau pada hari Kamis (20/8/2026), di kamar 229. Di dalam konten ini muncul narasi mengenai dugaan overdosis obat-obatan serta ada dugaanya hubungan asmara, dan keberadaan korban bersama LM di hotel tersebut.
Yopi menegaskan, informasi yang beredar di media sosial tidak boleh dijadikan dasar untuk langsung menyimpulkan seseorang itu terlibat dalam perkara pidana. “Sebagai masyarakat tentu saya merasa prihatin dan terkejut pemberitaan dugaan tindak pidana pembunuhan kini menjadi perhatian publik, seperti sekarang,” ungkapnya.
Dikatakan mantan Bupati Indragiri Hulu ini, seluruh pihak harus menghormati proses hukum dan mengedepankan asas praduga tidak bersalah. Yopi meminta pada Aparat Penegak Hukum (APH) menangani perkara itu secara profesional, transparan dan juga objektif. Juga berharap proses hukum bisa berjalan tanpa ada intervensi.
“Diharap jangan terburu-buru dalam halnya menyimpulkan permasalahan yang belum ada kepastian. Tentu kita masih menunggu hasil yang pasti. Maka meminta APH untuk halnya menangani perkara tersebut secara profesional, transparan dan objektif. Serta, proses hukum ini berjalan tanpa intervensi dari pihak manapun,” ujarnya.
Yopi mengatakan, terkait isi konten TikTok yang beredar, belum diketahui secara pasti siapa pembuat maupun penyebarnya. Dan dasar tudingan yang dimuat dalam konten tersebut juga belum jelas. Yang hingga kini belum ada keterangan resmi dalam halnya memastikan kebenaran dari seluruh narasi yang beredar di Medsos itu.
Yopi menegaskan, apabila didalam proses hukum nantinya, itu terdapat pihak terbukti bersalah, maka pihak tersebut harus dapat mempertanggungjawabkan perbuatannya itu sesuai ketentuan hukum. Maka ungkap dia, atas nama Partai NasDem minta publik tidak terburu-buru menyimpulkan kasus itu sebelum adanya hasil resmi.
“Untuk itu, semua proses kami percayakan kepada pihak APH menangani. Kebenaran harus diungkap, keadilan harus ditegakkan, dan semua pihak diperlakukan secara adil sesuai aturan,” terangnya. Meski demikian, Yopi meminta, semua pihak menghormati proses hukum dan tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah.
Sebagaimana diketahui. Belakangan telah viral di Tik Tok, terkait kematianya pemuda yang inisial MA asal Kecamatan Merbau, di Kabupaten Meranti terjadi pada hari Kamis (20/8/2026), kamar 299. Dalam konten Tik Tok itu mengaitkan anggota DPRD Meranti berinisial LM, yang diketahui ini merupakan kader dari Partai NasDem.
Seperti halnya konten yang beredar melalui akun TikTok @infoxpos86 itu, ada memuat sejumlah tudingan, yaitu mulai dari dugaan korban mengalami over dosis obat-obatan hingga narasi mengenai hubungan asmara dan juga keberadaan korban yang bersama LM di Hotel Evo Pekanbaru. Konten itupun
mendesak aparat mengusut.
“Jangan ada yang kebal hukum dan usut tuntas kasus ini,” demikian itu salah satu seruan dalam konten tersebut. Tetapi hal itu, hingga kini belum ada diketahui siapa pembuat dan penyebar konten di Medsos. Begitu pula, belum ada keterangan resmi hal narasi dalam konten tersebut maupun hasil penyelidikanya aparat. (Dairul)