Hari Ini Kabut Asap Kembali Pekat, Abdul Jamal: Disdik Pekanbaru Evalusi Pembelajaran Tatap Muka

0 51

DERAKPOST.COM – Saat ini diketahui Kota Pekanbaru, kembali diselimuti kabut asap pekat, hari Selasa (13/10/2026). Maka itu, Dinas Pendidikan (Disdik) meevaluasi pada kebijakan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) untuk aktifitas belajar mengajar di sekolah.

Demikian disampaikanya Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disdik Kota Pekanbaru Abdul Jamal kepada wartawan. Ia mengingatkan, seluruh sekolah itu perketat perlindungan terhadap peserta didik ini selama kegiatan belajar mengajar berlangsung.

Dia meminta, peserta didik menggunakan masker selama berada di lingkung sekolah. Sebab, kondisi asap inipun mempengaruhi kualitas udara di Kota Bertuah. Sehingga, keselamatan dan kesehatan peserta didik menjadi perhatian pihak Pemerintah Kota (Pemko).

“Untuk pembelajaran masih tatap muka, namun kalau kualitas udara semakin memburuk pihak sekolah bisa memulangkan lebih awal,” kata Jamal.

Abdul Jamal menyebutkan, Disdik akan menggelar rapat bersama sejumlah pihak terkait pada Selasa sore. Rapat itu nantinya mengevaluasi dampak kabut asap terhadap kegiatan pendidikan sekaligus mempertimbangkan langkah yang perlu diambil untuk melindungi peserta didik.

“Nanti sore kita akan rapat, kita evaluasi. Tapi kita tetap mengimbau peserta didik untuk menggunakan masker, dan bagi yang kurang sehat bisa pulang lebih awal,” jelasnya.

Selasa pagi, kabut tebal menyelimuti Pekanbaru. Kondisi ini membuat jarak pandang terbatas, salah satunya terlihat di kawasan Jalan Purwodadi.

Meski kabut terlihat pekat, kondisi pagi ini berbeda dari biasanya. Warga tidak mencium bau asap menyengat yang kerap menyertai kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Warga sekitar Jef, mengatakan kabut yang menyelimuti Jalan Purwodadi terlihat sangat tebal hingga membatasi jarak pandang pengguna jalan.

Namun, tidak tercium bau asap seperti yang biasanya dirasakan ketika Pekanbaru diselimuti kabut asap. “Sepertinya ini embun. Memang tebal. Itu jarak pandangnya terbatas,” ujar Jef.

Sementara itu, berdasarkan penjelasan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), kondisi tersebut merupakan fog atau kabut.

“Pagi ini fog dengan jarak pandang tercatat hanya sekitar 100 meter dengan kelembapan udara mencapai 100 persen,” ujar Forecaster on Duty BMKG stasiun Pekanbaru Deby.

Ia mengatakan kondisi tersebut membuat jarak pandang di sekitar lokasi sangat terbatas. Pengguna jalan diimbau untuk lebih berhati-hati saat berkendara, terutama ketika melintasi kawasan yang diselimuti kabut tebal.  (Ferry)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.