Gubernur Sumut Bobby Tolak Tandatangan Proyek yang Diduga Mark-up Oleh OPD

0 72

DERAKPOST.COM – Gubernur Sumut Bobby Nasution menolak halnya proyek OPD yang tidak transparan dan terkesan mark-up. Hal itu dengan menolak tandatangani sejumlah pengajuan proyek dari OPD Pemprov, yang
tidak masuk akal.

Bobby menyebut banyak pihak mendekat dan mencoba meloloskan berbagai proyek dengan meminta persetujuan darinya. Namun, sejumlah pengajuan itu justru membuat Bobby geram karena dokumen proyek disebut tiba-tiba sudah berada di mejanya untuk diteken tanpa pernah dipaparkan secara terbuka.

“Saya belum dilantik saja, dinyatakan menang Pilgub Sumut sama KPU sudah banyak sekali yang nelpon ngucapin selamat, habis itu ajukan permohonan biar minta tanda tangan. Saya bilang, ini proyek apa? Kok tiba-tiba sudah ada di meja saya. Gila ya, enggak mau lah saya,” ujar Bobby di Kantor Gubernur Sumut, Kamis (21/5).

Dikutip dari laman CNNIndonesia. Dalam hal ini, Bobby menyoroti sejumlah proyek pembangunan fisik sebuah gedung dengan nilai anggaran mencapai Rp484 miliar. Menurutnya, proyek tersebut tidak pernah dipresentasikan secara detail, baik soal konsep pembangunan maupun rincian anggarannya.

“Gedungnya enggak pernah dipaparkan, enggak pernah diekspos, tiba-tiba minta tanda tangan, saya enggak mau. Orang saya enggak pernah dikasi tau. Enggak pernah dipresentasikan. Dia masuk datang ke meja saya mau tanda tangan. Enak aja. Nilainya sampai ratusan miliar. Saya tolak,” ungkapnya.

Bobby tidak ingin asal menyetujui proyek tanpa kajian yang jelas, terlebih jika anggarannya terkesan dimahalkan. Ia mengaku akan lebih ketat memeriksa seluruh pengajuan proyek dari OPD agar tidak ada praktik pemborosan anggaran maupun permainan proyek di lingkungan Pemprov Sumut.

“Saya enggak mau tanda tangan kalau prosesnya enggak jelas. Semua harus transparan dan masuk akal,” tegasnya. Katanya, setiap program pembangunan harus benar-benar memberikan manfaat kepada masyarakat, bukan yang sekadar menghabiskan anggaran daerah. (Dairul)

 

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.