DERAKPOST.COM – Tindak lanjut akan hal rekomendasi BPK, Wabup Meranti Muzamil targetkan Laporan Keuangan, nanti meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). Ini upaya dilakukanya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) daerah setempat.
Wabup Meranti Muzamil juga menargetkan perbaikan hal tata kelola keuangan, secara menyeluruh demi meraih opini WTP itu dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Target tersebut dibahas secara mendalam melalui rapat paripurna di Balai Sidang DPRD, dihari Kamis (2/7/2026).
Wakil Bupati Kepulauan Meranti, Muzamil Baharudin, SM MM menegaskan keseriusan pemerintah daerah dalam menindaklanjuti seluruh rekomendasi yang diberikan oleh BPK. Langkah perbaikan ini diambil secara terukur setelah laporan pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 memperoleh opini Wajar Dengan Pengecualian (WDP).
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti kami mengucapkan terima kasih atas pandangan dan apresiasi yang telah disampaikan seluruh fraksi DPRD. Berbagai masukan tersebut menjadi bahan penting dalam penyempurnaan substansi Ranperda,” ujar Muzamil.
Muzamil menguraikan bahwa penguatan sistem pengawasan internal dan peningkatan akuntabilitas menjadi pilar utama dalam pembenahan tata kelola pemerintahan. Terkait adanya perbedaan data komponen pembiayaan yang sempat disorot oleh fraksi di DPRD, hal tersebut murni terjadi karena proses penyesuaian dari hasil audit final BPK.
Menyangkut halnya Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) tahun 2025, pemerintah daerah memastikan sebagian besar dana tersebut sudah tentu memiliki peruntukan khusus. Pengalokasian dan penggunaan dipastikan berjalan ketat sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku tanpa ada penyimpangan.
Pemerintah daerah ini juga terus memutar otak untuk menggenjot PAD demi tercapa atau mewujudkan kemandirian fiskal yang lebih baik. Optimalisasi pemanfaatan aset daerah, perbaikan kinerja di Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), hingga digitalisasi layanan publik menjadi instrumen andalan yang tengah dipacu pengerjaannya.
Sektor-sektor unggulan yang bersentuhan langsung dengan ekonomi warga juga terus dikembangkan. Pemerintah fokus merangsang pertumbuhan sektor perikanan, pariwisata, ekonomi kreatif, serta beragam potensi ekonomi lokal lainnya agar memberikan kontribusi nyata bagi kas daerah. (Atansyam)