Direktur BUMD PT Sarana Pembangunan Riau tak Hadiri Hearing, Edi Basri: Komisi III DPRD Tentu Sangat Kesal

0 79

DERAKPOST.COM – Diketahui pada agenda Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang dihelat hari Senin (22/6/2026) itu, atas permintaan dari Direktur PT Sarana Pembangunan Riau (SPR) Muhammad Haris. Akan tetapi, yang setelah dilakukan penyesuaian jadwal, tapi direktur tak hadir.

Direktur SPR direncanakan hadir itu hanya mengutus bawahannya untuk RDP dengan Komisi III DPRD Riau. Dengan tidak dihadir direktur tersebut, maka disaat itu Edi Basri membatalkan agenda RDP dijadwalkan ini, menyatakan sangat kecewa dengan sikap Direktur BUMD yang baru dilantik.

“Padahal, agenda hearing bersama Komisi III DPRD Riau itu, dijadwalkan permintaan Direktur PT SPR Muhammad Haris. Tetapi, setelah dilakukan penyesuaiannya jadwal, Direktur SPR yang direncanakan hadir, itu hanya mengutus bawahanya ntuk hearing. Ini tentu kami kecewa,” ungkapnya.

Edi Basri menjelaskan, bahwa pihak SPR mengajukan permohonan untuk bertemu dengan pimpinan DPRD Riau. Kemudian, pimpinan DPRD mendisposisikan kepada Komisi III. Acara hearing memang sempat diundur jadwalnya. Tapi, ternyata Direktur PT SPR tak hadir. Maka dibatalkan.

“Oleh karena itu, makanya kita agendakan hari ini, tadinya kita undur pukul 15.00 WIB, tetapi katanya beliau tidak bisa karena ada agenda lain. Jadi kita majukan pukul 13.00 WIB, ternyata hanya beberapa staff dikirim untuk menghadiri hearing. Direktur PT SPR tidak ada keterangan jelas,” ujarnya.

Karena ketidakhadiran direktur SPR, Komisi III DPRD Riau ini membatalkan pertemuan tersebut. Padahal, pihaknya berharap bisa segera membahas persoalan-persoalan di BUMD PT SPR dengan direktur baru terpilih tersebut. Karena diketahui, PT SPR banyak masalah internal, dan masalah lainya. (Dairul)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.