Bupati Inhu Rezita Meylani Yopi Ajak Peran Serta Multi Sektor untuk Atasi Stunting

0 69

 

DERAKPOST.COM – Bupati Inhu Rezita Meylani Yopi, mengatakan, gelar Rembuk Stunting dengan tujuan mempercepat pencegahan dan penurunan stunting.

Acara yang dihelat Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Disdaldukkb) Inhu tersebut dibuka secara resmi oleh Bupati Inhu, Rezita Meylani Yopi.

Bupati menyampaikan terkait peningkatan peran serta multi sektor dalam intervensi spesifik dan sensitif percepatan penurunan stunting, yang mengajak semua pihak terlibat untuk menjaga koordinasi guna mencapai target penurunan stunting.

“Saya berharap sekali melalui kegiatan ini nantinya tim TPPS, para camat, dan serta seluruh pihak yang berperan akan semakin meningkatkan koordinasi secara aktif dan koperatif sehingga program tepat sasaran pada keluarga beresiko stunting.

Menurut data Survey Studi Gizi Indonesia (SSGI), prevalensi angka stunting di Kabupaten Inhu mencapai 16,7 persen pada tahun 2022. Target pemerintah secara nasional untuk menurunkan angka stunting tahun 2024 adalah 14 persen.

Prestasi signifikan juga diraih pada tahun 2023, ketika angka stunting berhasil diturunkan.

Sementara itu, Ketua Tim Kerja Ketahanan Keluarga dan Pencegahan Stunting BKKBN Riau, Said Masri mengapresiasi upaya Pemkab Inhu dan Tim Percepatan Penurunan Stunting dalam menurunkan angka stunting.

“Saya mewakili lembaga mengucapkan selamat kepada kabupaten Inhu yang berhasil menurunkan angka stunting melalui berbagai proses dan upaya aksi yang konsisten,” ujarnya.

Komitmen ‘zero stunting’ membawa Pemkab Inhu bersama anggota TPPS dan stakeholder lainnya meraih prestasi, menjadikan kondisi stunting di bawah angka stunting di Kota Pekanbaru dan Nasional.

Dalam rangka mendukung komitmen tersebut, Bupati Rezita Meylani Yopi bersama forkopimda, BKKBN, DP2KB, camat, dan sektor terkait menandatangani berita acara komitmen dan kesepakatan.

“Terimakasih atas kerja keras seluruh stakeholder, dan tentunya prestasi ini menjadi pacuan bagi kita untuk dapat meningkatkan peran dan tanggung jawab dalam menangani prevalensi stunting setiap tahunnya di Kabupaten tercinta ini,” pungkasnya. (Kha)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.