PHR Dorong Disabilitas Mandiri, Hadir Cafe Ruang Setara Jadi Etalase Pemberdayaan di Pekanbaru

DERAKPOST.COM – Penyandang disabilitas tak hanya membutuhkan bantuan, tapi juga ruang untuk berkarya serta mandiri. Hal itu didorong PT Pertamina Hulu Rokan (PHR), lewat program pemberdayaan masyarakat pada wilayah operasi Zona Rokan.

PHR, terus mendorong terciptanya ruang yang inklusif bagi penyandang disabilitas di wilayah operasinya. Melalui hal program pemberdayaan masyarakat, PHR berupaya membuka akses bagi kelompok disabilitas agar dapat semakin mandiri secara sosial maupun ekonomi dalam kehidupan.

Adalah Cafe Ruang Setara berada di Jalan Abdullah Munsyi No 15, di Kelurahan Cinta Raja, Kecamatan Sail, di Pekanbaru merupa satu-satunya atau perdana yang ada dalam binaan PHR menjadi suatu wadah memberi kesempatan pada penyandang disabilitas
untuk mengembangkanya potensi.

Cafe Ruang Setara, yang juga mengusung konsep Coffee, Social, and Study Space ini merupakan bagian dari Program Pesmina. Kehadirannya ini, menawarkan ruang yang tidak hanya ramah hal kepada penyandang disabilitas, tapi kesempatan bekerja, serta membangun usaha secara mandiri.

Cafe Ruang Setara ini terbilang baru. Yang karena diresmikan pada akhir Juni lalu dan diinisiasi PHR melalui program Community Involvement and Development (CID). Yang juga diketahui, Cafe ini menjadi salah satu tujuan disiapkan mendorong penyandang disabilitas kembangkan berkarya.

Kehadiran dari Cafe Ruang Setara tersebut dirasa nuansa inklusi langsung, yang sejak memasuki area. Ketika memesan makanan atau minuman, pengunjung menggunakan bahasa isyarat untuk dapat berkomunikasi. Kalau pengunjung tidak menguasai bahasa isyarat, maka itu ada cara lainnya.

Yakni, pengelola menyediakan kotak berisi tulisan menu dan percakapan diperlukan di lingkungan cafe. Misalnya ada “saya butuh minum”, “kembaliannya ini kurang”, “boleh tambah kursi” dan juga tulisan lainnya. Hal itu tersedia setiap meja. Dengan tujuannya bisa mempermudah komunikasi.

Penulis ini melihat langsung pada aktivitas kelompok penyandang disabilitas menjadi bagian dari hal program CID PHR tersebut. Cafe Ruang Setara binaanya PHR berada di Koperasi “Melangkah Bersama, Disabilitas Sejahtera”, yang beralamat Jalan Abdullah Munsyi, di Kelurahan Cinta Raja.

Pendekatan itu, adalah membuat program hal pemberdayaan tersebut tidak berhenti pada bantuan, tetapi juga diarahkan pada peningkatan kapasitas, produktivitas, dan kesempatan bagi penyandang disabilitas untuk berkontribusi di tengah masyarakat. Seperti pada Cafe Ruang Setara,

“Untuk tahap awal, kami ini baru membina Cafe Ruang Setara, di Pekanbaru. Namun, ke depan tidak tertutup kemungkinan PHR akan membina, serta mendirikan kegiatan serupa di Duri maupun Dumai,” kata Officer CID Zona Rokan South PHR, Lidia Sari, saat wawancara, Selasa (22/9/2026).

Lidia Sari, mengatakan Cafe Ruang Setara saat ini menjadi tahap awal pembinaanya kelompok disabilitas yang dilakukan PHR. Dia mengatakan ruang pemberdayaan bagi penyandang disabilitas tentu ini akan terus didorong agar mereka itu ada kesempatan untuk berkembang serta berkarya.

Ia mengatakan, bahwasa program CID PHR merupa program Pemberdayaan Kelompok Disabilitas di Cafe Ruang Setara Pekanbaru di Provinsi Riau. Kegiatan, yang merupakan bagian dari upaya PHR dalam menciptakan lingkungan yang inklusif, serta mendorong kemandirian kelompok disabilitas.

“Cafe Ruang Setara terbilang baru. Cafe ini sudah diresmikan pada akhir Juni lalu dan ini diinisiasi oleh PHR melalui program CID. PHR terus berupaya komitmen, yaitu untuk memperluas akan hal ruang pemberdayaan masyarakat termasuk kelompok disabilitas untuk berkembang,” ungkap Lidia.

Lidia juga mengatakan, Cafe Ruang Setara binaan PHR, yakni berada bawah naungan Koperasi “Melangkah Bersama, Disabilitas Sejahtera”. Cafe beralamat Jalan Abdullah Munsyi No 15, Kelurahan Cinta Raja. Yakni adalah dengan halnya mengusung konsep Coffee, Social, and Study Space.

Sementara itu ditempat yang sama, Kepala UPT Dinas Sosial Provinsi Riau, Anahartini Ropaniputri, menyambut baik dukungannya PHR terhadap kelompok disabilitas. “Kami, mengucapkan terimakasih pada PHR telah memberikan kesempatan pada anak-anak disabilitas berkarya,” ungkapnya.

Ia juga mengatakan, dengan kepedulianya PHR terhadap penyandang Disabilitas yang sehingga kini memilik aktivitas bermanfaat bagi kehidupannya. Di karena itu, sambung dia, program pemberdayaan tersebut dapat diperluas dan sehingga semakin banyak itu kesempatan meikuti pembinaan.

Dikesempatan itu, Anahartini mengatakan, keberadaan Cafe Ruang Setara ini berbeda dengan pada umumnya, karena mayoritas karyawan Cafe Ruang Setara ini umumnya
merupakan teman-teman Disabilitas. Maka jadi salah satu contoh nyata keterbatasan bukan menjadikan penghalang.

“Kehadiran dari Cafe ini menjadi bagiannya upaya dalam pemberdayaan ekonomi bagi komunitas Disabilitas di Provinsi Riau. Para penyandang Disabilitas itupun, mendirikan Koperasi Melangkah Bersama Disabilitas Sejahtera. Cafe Ruang Setara juga menjadi unit usaha dikelola,” terangnya.

Dikesempatan yang sama, Ketua Koperasi Melangkah Bersama Disabilitas Sejahtera, Imamil Usni, mengatakan kehadiran Cafe Ruang Setara ini diharapkan dapat menjadi solusi atas sulitnya akses dapat pekerjaan bagi penyandang disabilitas. Hal tersebut, berkat kepedulianya pihak PHR.

“Insyaallah, keberadaan Cafe Ruang Setara dapat membantu mengatasi permasalahan teman-teman di Disabilitas yang selama ini kesulitan memperoleh pekerjaan. Selain itu tempat usaha, Cafe Ruang Setara tentunya perjumpaan antara penyandang disabilitas dan masyarakat umum,” ujarnya

Menurut Imamil, wanita juga Disabilitas ini, pengunjung tidak hanya datang menikmati makanan dan minuman, namun juga dapat belajar bahasa isyarat secara langsung dari para karyawan. Sehingga hal demikian bisa
menghadirkan harapan, peluang yang lebih luas bagi anak-anak Disabilitas.

Disebutkan dia meski dikelola penyandang Disabilitas, kualitas menu yang ditawarkan tidak kalah halnya itu dengan cafe lainnya di Pekanbaru. Beragam pilihanya makanan dan minuman akan siap memanjakan lidah pengunjung. Sehingga diharap pengunjung kembali ke Cafe Ruang Setara. (Dairul)

 

Comments (0)
Add Comment