Angin Puting Beliung Disertai Hujan Deras Menerjang Desa Api-Api Bengkalis, Terjadi Kerusakan Bangunan

0 92

DERAKPOST.COM – Hari Ahad (7/7/2026) ini, ada angin puting beliung disertai hujan deras yang menerjang Desa Api-Api, tepat di Kecamatan Bandar Laksamana, berada di Kabupaten Bengkalis. Salah satu SMPN 1, jadi rusak parah.

Data dihimpun, akibatnya bangunan SMPN 1 Bandar Laksamana, Taman Kanak-kanak (TK), serta tiga unit rumah warga mealami kerusakan parah. Peristiwa terjadi, sekitar 08.30 WIB itu membuat suasana kawasan Jalan Lintas Dumai-Pakning itu, mendadak mencekam.

“Yang karena atap bangunan beterbangan, plafon runtuh, dan juga sejumlah fasilitas pendidikan porak-poranda diterjang angin kencang,” kata Kepala Desa Api-Api, Zulkifli kepada wartawan. Ia mengatakan pihaknya bersama beberapa warga disini juga masih lakukan evakuasi dan pendataan terhadap bangunan yang terdampak.

Sebut dia, ada bangunan yang rusak parah. Antara lain yaitu seluruh ruangan SMPN 1 Bandar Laksamana, termasuk bangunan TK dan juga tiga rumah warga mengalami kerusakan parah yang akibat angin puting beliung pagi tadi. Kerusakan cukup berat itu pada SMPN 1 Bandar Laksamana.

“Sedikitnya itu, 20 ruang di SMPN 1 Bandar Laksamana terdampak kerusakan. Dumulai dari ruang kelas, kantor, laboratorium yang hingga rumah dinas kepala sekolah. Hal ini
kerusakannya cukup berat. Banyak fasilitas sekolah itu yang tidak bisa digunakan lagi,” katanya.

Sementara itu, dari Kepala SMPN 1 Bandar Laksamana, Yorafitriyani, mengaku berada seorang diri di rumah dinas saat ada angin puting beliung disertai hujan deras diketika menerjang kawasan Bandar Laksamana.

“Saya tidak berani keluar karena anginnya sangat kencang dan listrik padam. Setelah reda, saya melihat hampir seluruh ruangan sekolah rusak dan hancur. Kerugian diperkirakan mencapai miliaran rupiah,” ungkapnya.

Akibat kerusakan tersebut, pihak sekolah terpaksa meliburkan sementara aktivitas belajar mengajar. Proses evakuasi dan penyelamatan dokumen serta inventaris sekolah masih terus dilakukan.

“Kami berharap pemerintah segera memberikan bantuan karena pekan depan siswa dijadwalkan mengikuti ujian. Diperlukan langkah cepat agar proses pendidikan tidak terganggu,” harap Yorafitriyani.

Berdasarkan video yang beredar, kondisi sekolah tampak memprihatinkan. Atap bangunan terlepas, dinding dan plafon rusak, sementara puing-puing material berserakan di halaman sekolah.

Selain merusak fasilitas pendidikan, angin puting beliung juga menyebabkan kerusakan pada tiga rumah warga di sekitar lokasi.

Beruntung, kejadian berlangsung saat hari libur sehingga tidak ada aktivitas belajar mengajar di sekolah. Hingga saat ini tidak dilaporkan adanya korban jiwa maupun korban luka. (Herman)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.