DERAKPOST.COM – Kepala Badan (Kaban) Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Riau Boby Rachmat mengatakan, bahwasa Indeks Demokrasi Indonesia (IDI) Provinsi Riau pada tahun 2025 menunjukkan trend positif dengan capaian 78,79 poin. Angka ini mengalami peningkatan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya dan jadi indikator membaiknya kualitas demokrasi di Bumi Lancang Kuning.
Peningkatan tersebut tidak hanya menggambarkan perbaikan secara angka, tetapi juga mencerminkan penguatan dalam praktik kehidupan bernegara dan bermasyarakat di tingkat daerah. Berbagai aspek demokrasi dinilai semakin berkembang seiring dengan meningkatnya partisipasi publik dan kualitas kelembagaan.
Dia mengatakan capaian ini menjadi sinyal bahwa sinergi antara pemerintah dan masyarakat berjalan efektif dalam menjaga stabilitas politik serta memperkuat nilai-nilai demokrasi. Sehingga, peningkatan tersebut merupakan sebagai hasil dari kolaborasi berbagai pihak.
“Alhamdulillah, Indeks Demokrasi Indonesia (IDI) Provinsi Riau terus meningkat dari tahun ke tahun. Berdasarkan sumber BPS, IDI Riau tahun 2025 mencapai 78,79 poin. Jika kita melihat pada tahun 2022, IDI Riau berada di angka 73,64 poin,” ujarnya di Pekanbaru.
Dijelaskan bahwa peningkatan ini menunjukkan adanya kemajuan signifikan dalam kurun waktu tiga tahun terakhir. Menurutnya, capaian tersebut bukan sekadar angka, melainkan representasi dari kualitas demokrasi yang semakin baik.
“Artinya, dalam kurun waktu tiga tahun, kita berhasil mencatatkan peningkatan signifikan sebesar 5,15 poin. Ini juga menjadi bukti nyata bahwa upaya Riau dalam memperbaiki kualitas bernegara dan bermasyarakat membuahkan hasil yang konkret,” jelasnya.
Kaban Kesbangpol Boby memaparkan bahwa capaian IDI Riau masih berada dalam kategori sedang. Namun demikian, beberapa aspek menunjukkan nilai yang cukup tinggi dan menjanjikan.
“Capaian kinerja demokrasi itu masih dalam kategori sedang dengan Aspek Kebebasan 83,30 poin, Kesetaraan 76,49 poin dan Kapasitas Lembaga Demokrasi 77,11 poin,” tambahnya.
Lebih lanjut, ia menerangkan, IDI merupakan instrumen penting dalam mengukur kondisi demokrasi di daerah secara objektif dan berbasis data. Penilaiannya tidak hanya berdasarkan angka pemilu, tetapi pada praktik demokrasi sehari-hari.
“IDI disusun untuk mengkuantifikasikan perkembangan demokrasi pada tingkat provinsi di Indonesia. IDI adalah suatu indikator yang merupakan alat ukur obyektif dan empirik terhadap kondisi demokrasi politik provinsi di Indonesia,” terangnya.
Dituturkan, keberhasilan peningkatan IDI Riau tidak terlepas dari peran aktif seluruh elemen masyarakat yang berkolaborasi menjaga iklim demokrasi. Dengan tren positif ini, diharapkan Riau mampu mencapai kategori tinggi dalam Indeks Demokrasi Indonesia di masa mendatang
“Keberhasilan peningkatan di Riau tentu tidak terlepas dari peran seluruh pihak dan sinergitas yang solid setiap unsur elemen masyarakat. Harapannya, semoga kedepan Indeks Demokrasi Indonesia (IDI) Riau dapat semakin meningkat,” pungkasnya. (Dairul)