Gizi Premium untuk Generasi Siak: Rendang Daging Jadi Primadona Menu MBG di Maredan Barat

0 81

DERAKPOST.COM – Ribuan siswa dan balita di wilayah Kecamatan Tualang dan sekitarnya mendapat kejutan kuliner bergizi pada Selasa (28/04/2026). Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Maredan Barat 2, di bawah naungan Yayasan Bunga Indonesia Raya (BIR), menyalurkan 3.092 porsi Makanan Bergizi Gratis (MBG) dengan menu utama yang menggugah selera yakni Rendang Daging.

Penyaluran ini menyasar 16 titik institusi pendidikan dan kesehatan, mulai dari tingkat Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah (SMP/SMA), Pondok Pesantren, hingga Posyandu di wilayah Maredan Barat dan Perawang.

Bukan sekadar mengenyangkan, menu yang disajikan hari ini telah melalui perhitungan ketat untuk memenuhi standar kesehatan. Selain Rendang Daging yang kaya protein, paket makanan juga dilengkapi dengan Tempe Crispy, Tumis Kol, Buncis, serta Wortel sebagai sumber serat, dan ditutup dengan kesegaran buah jeruk.

Kepala SPPG Maredan Barat 2, Abel Agraprana, menegaskan bahwa pihaknya tidak main-main dalam menjaga kualitas konsumsi bagi para siswa.

“Kami memastikan bahwa menu hari ini tidak hanya enak dan higienis, tetapi juga sesuai dengan Angka Kecukupan Gizi (AKG) yang dibutuhkan anak-anak. SPPG Maredan Barat berkomitmen untuk selalu menjaga kualitas makanan dan memberikan pelayanan terbaik dalam menjalankan program MBG ini,” ujar Abel saat memantau pendistribusian.

Data menunjukkan sebaran penerima manfaat yang masif, mencakup 809 porsi untuk kategori kecil dan 2.283 porsi untuk kategori besar. Berikut adalah rincian titik distribusi yang disasar oleh relawan Yayasan BIR hari ini:

Sektor Pendidikan Dasar dan Menengah: SDN 12 Maredan Barat (364 siswa), SDN 17 Maredan Barat (293 siswa), SDN 04 Maredan Barat (213 siswa), SMPN 6 Maredan Barat (250 siswa), dan SMAN 6 Maredan Barat (258 siswa).

Sektor Keagamaan dan Pesantren: MTS Baiturrahman Annizhom (549 siswa), MA Baiturrahman Annizhom (343 siswa), Ponpes Ummul Quro (172 siswa), Ponpes Fataha (100 siswa), dan Ponpes Tahfidz Syafa’atul Qur’an (37 siswa).

Pendidikan Anak Usia Dini: TK & KB Buah Hati (71 siswa), TK Ar-Rahmah (71 siswa), serta TK Tunas Bangsa (27 siswa).

Kesehatan Masyarakat: Posyandu Melati I (204 penerima) dan Posyandu Melati II (140 penerima) di wilayah Jl. Alamsyah.

Kehadiran program ini di tengah masyarakat Kabupaten Siak disambut hangat. Dengan total 3.092 penerima manfaat, program MBG diharapkan menjadi solusi nyata dalam menekan angka stunting dan meningkatkan konsentrasi belajar siswa di sekolah.

Relawan di lapangan melaporkan bahwa proses distribusi berjalan lancar meski mencakup wilayah yang cukup luas, mulai dari Maredan Barat hingga ke wilayah Kecamatan Minas. Konsistensi Yayasan BIR dalam menjaga kualitas rasa dan gizi diharapkan dapat menjadi standar baru dalam pelayanan publik di bidang pemenuhan gizi anak bangsa.

“Kualitas adalah harga mati, karena yang kita siapkan hari ini adalah masa depan Kabupaten Siak,” pungkas Abel. (Berry)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.