Riau Open Archery Competition 2026 Digelar, Ada Peserta Panahan Keluhkan Malah Kena Diskualifikasi

0 66

DERAKPOST.COM – Pengprov Perpani Riau gelar Event Riau Open Archery Competition 2026, bertempat di Lapangan Panahan UIR, Pekanbaru. Kegiatan berlangsung tanggal 24-26 April 2026. Dengan memperebutkan piala Pengprov Perpani Riau.

Tercatat ada sebanyak 269 orang, insentif sebesar Rp200.000 ditiap orang per kelas (nomor dipertandingkan). Yaitu sebanyak 17 kelas putra dan putri. Event perebutkan Piala Pengprov Perpani Riau. Peserta dari panahan berasal dari tiga provinsi. Yakni Sumatera Utara (Sumut), Sumatera Barat (Sumbar) dan Riau.

Sementara itu, informasi didapat ditempat, media, bertemu dengan salah satu orang tua peserta inisial Is yang merasa kecewa yang karena anaknya di diskualifikasi saat terlambat memasuki sesi eliminasi. Sebut dia, tentunya sangat menyesalkan ada hal demikian.

“Anak saya terlambat datang pada sesi ke 2. Sistem eleminasi pada kejuaraan riau open Archery Competition 2026. Karena panitia menyelenggarakan lomba untuk anak U 10- dan Under 13 pada hari Jumat, Anggapan saya lomba mulai pukul 13:30 wib. Ternyata panitia memulai sesi percobaan bukan lomba pukul 13:00 wib,” jelasnya.

Sehingga anak saya telat sesi percobaan 1. Tapi saya menganggap bisa ikut sesi percobaan 2, ternyata tidak, Anak saya lansung d diskualifikasi sesuai aturan world archery,” katanya.

“Padahal itu aturan baru dan nyaris hampir semua orang tidak tau aturan baru itu, Alhasil anak saya yang juara 1 sesi kualifikasi tadi pagi dengan skor tertinggi harus pulang tanpa main d babak aduan yang paling bergengsi bagi dia. Dan satu lagi anak saya U 10 juara 4 harus pulang juga,” ungkap Is.

Tentunya sebagai orang tua saya sangat kecewa dengan sikap wasit. Menetapkan aturan baru secara kaku. Padahal keterlambatan anak saya bukan Sesi lomba, hanya sesi percobaan memanah dan itu tidak merugikan atlit lain, karena lomba belum dimulai.

Tega sekali mereka memulai panggilan di pukul 13:00 Wib disaat sholat Jumat baru selesai. Padahal mereka tau, yang mereka lombakan U 10 dan U 13, Anak anak….!, ungkapnya nya dengan penuh kecewa.

Menanggapi hal itu, media ini meminta konfirmasi Ketua panitia Pelaksana melalui Siswanto (Kabid Binpres Pengprov Perpani Riau) melalui pesan WhatsApp beliau pada Sabtu (25/4/26).

Dijelaskannya, kami mengacu kepada aturan dan jadwal. Jadwal kita pukul 13.00 Wib, kita mulai cek posisi atlet agar di pukul 13.15 Wib bisa kita lakukan official practice.

Berdasarkan aturan, ketika atlet nya tidak hadir saat official practice (percobaan) sudah dimulai, maka atlet nya diskualifikasi.

Ini berlaku khusus untuk babak eliminasi, kalau di babak kualifikasi atlet bisa saja terlambat dan masuk menembak,” sebutnya. (Dairul)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.