Bupati Siak Afni Resmikan Pembangunan Galangan Kapal Terpadu Milik PT MNS di KITB

0 58

DERAKPOST.COM – Untuk pembangunan galangan kapal terpadu miliknya PT Mitra Nusantara Shipyard (MNS), di Kabupaten Siak ini diresmikan. Dan sekaligus diresmi pembukaan akses jalan sepanjang 1,2 Km di Kawasan Industri Tanjung Buton (KITB), Kecamatan Sungai Apit.

Peresmian itu, dilakukan Bupati Siak Afni Zulkifli, Senin (20/4/2026). Dalam hal itu, bupati mengatakan, bahwa pembangunan galangan kapal yang merupakan investasi swasta di kawasan industri merupa milik pemerintah daerah dengan nilai lebih dari Rp300 miliar, di mana tahap pertama telah direalisasikan lebih dari Rp100 miliar.

Afni menyampaikan bahwasa keberadaan investasi itu, menjadi langkah awal dalam kebangkitan daerah KITB sebagai kawasan industri strategis di Kabupaten Siak. “Tentu ini menjadi awal kebangkitannya KITB yang baik. Saya berterima kasih kepada PT MNS dengan berani juga mengucurkan investasi besar di KITB. Kepercayaan investor adalah modal agar kawasan ini terus berkembang ke depan,” ujar Afni.

Ia juga menegaskan, KITB memiliki peran penting sebagai lokasi pusat pertumbuhan ekonomi baru di Kabupaten Siak, Provinsi Riau, bahkan Sumatera, termasuk sebagai jalur itu distribusi komoditas ke dalam dan luar daerah hingga lintas negara.

Afni juga menyoroti pentingnya kepastian investasi di kawasan tersebut, termasuk percepatan perizinan dan penataan ulang kawasan agar lebih menarik bagi investor.

“KITB menjadi jantung ekonomi baru di Kabupaten Siak, bahkan Provinsi Riau dan Sumatera. Lokasi ini diharapkan menjadi jalur distribusi pasokan komoditas, baik ke dalam maupun ke luar Provinsi Riau, bahkan lintas negara,” kata dia.

Ia menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk memberikan kemudahan investasi serta menindak tegas praktik yang menghambat masuknya investor.

“Saya ingin yang seperti ini ditata ulang. Investasi dipermudah, proses perizinan dipercepat, aturan hukumnya diperjelas, agar investor tidak ragu dan memiliki kepastian berinvestasi di sini. Saya ingatkan kepada jajaran saya, jangan ada pungli kepada para investor,” tegas dia.

Sementara itu, Direktur PT MNS, Yudi Utomo, menyampaikan bahwa pembangunan galangan kapal ini akan menyerap sekitar 200 tenaga kerja, khususnya tenaga teknik pengelasan, dengan prioritas tenaga kerja lokal.

“Sejak dibangun hingga beroperasi nanti, kami membutuhkan kurang lebih 200 tenaga kerja. Spesifikasinya mayoritas tenaga teknik, terutama teknik pengelasan. Kami mengikuti arahan Ibu Bupati untuk memprioritaskan warga Siak,” ujarnya.

Ia menjelaskan, lokasi KITB dinilai strategis karena berada dekat muara dan berhadapan langsung dengan Selat Padang, dengan potensi arus kapal yang besar di wilayah Riau.

Selain galangan kapal, PT MNS juga membangun fasilitas pendukung seperti instalasi pemurnian air (Reverse Osmosis/RO) dan akses jalan sepanjang 1,2 km dengan nilai investasi lebih dari Rp7 miliar guna menunjang operasional kawasan industri. (Berry)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.