DERAKPOST.COM – Semangat Iduladha 1446 Hijriah kembali membawa suasana penuh berkah di lingkungan Masjid Jami Al Ikhlas, Aku Tahu – Bandar Srimas, Kota Batam. Sebanyak 10 ekor sapi dan 20 ekor kambing telah disembelih pada hari raya Iduladha tahun ini sebagai pelaksanaanya ibadah qurban dari masyarakat yang tersebar di wilayah Bandar Srimas, Aku Tahu, Bukit Beuntung hingga Puriloka.
Kegiatan ini berjalan meriah, tertib, dan penuh rasa kebersamaan, sesuai dengan semangat pengorbanan dan solidaritas sosial yang menjadi inti dari Hari Raya Qurban.
Menurut Ketua Yayasan Jami Al Ikhlas, H. Musliadi, kegiatan pemotongan hewan qurban ini merupakan hasil kerja keras dan gotong royong seluruh warga yang ingin menunaikan ibadah qurban dan berbagi kebahagiaan kepada sesama.
“Alhamdulillah, tahun ini kita kembali dipercaya masyarakat melaksanakan pemotongan hewan qurban dengan jumlah yang cukup besar. Semua ini tidak lepas dari semangat gotong royong dan rasa syukur masyarakat di lingkungan kami,” ungkap H. Musliadi kepada wartawan.
Pelaksanaan pemotongan hewan qurban telah dipersiapkan secara matang jauh sebelum Hari Raya Iduladha tiba. Panitia yang terdiri dari 50 orang relawan dibentuk oleh pengurus masjid sejak sebulan sebelumnya. Mereka terdiri dari pengurus masjid, tokoh masyarakat, pemuda karang taruna, dan para sukarelawan dari berbagai kalangan usia.
“Panitia qurban tahun ini bekerja dengan sangat profesional. Kami membentuk tim khusus untuk setiap proses, mulai dari penerimaan hewan qurban, pemotongan, pengulitan, pencacahan daging, hingga pendistribusian,” jelas H. Fahrul Rozi, selaku Ketua Panitia Qurban tahun ini.
Panitia juga memastikan bahwa proses penyembelihan dilakukan sesuai syariat Islam, di bawah pengawasan ustaz dan juru sembelih yang berpengalaman. Semua sapi dan kambing dikurbankan telah diperiksa kesehatannya oleh tim medis hewan dari Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Batam.
Kegiatan pemotongan dimulai sejak pukul 07.30 WIB, tak lama setelah salat Iduladha dilaksanakan. Panitia dan warga sudah mulai mempersiapkan lokasi sejak subuh, membersihkan area pemotongan, menyiapkan alat-alat, serta menata logistik penunjang.
Satu per satu hewan qurban dipotong secara berurutan, dimulai dari sapi kemudian kambing. Suasana penuh kekhidmatan terasa di tengah masyarakat yang turut menyaksikan proses penyembelihan. Anak-anak, orang tua, hingga kaum muda berkumpul menyaksikan dengan penuh rasa syukur.
Setelah proses penyembelihan, daging qurban langsung diolah oleh tim pencacah dan dikemas menggunakan kantong plastik ramah lingkungan. Panitia telah menyiapkan lebih dari 1.000 paket daging qurban yang nantinya akan disalurkan kepada warga yang berhak menerimanya.
Panitia menjadwalkan pendistribusian daging qurban kepada warga penerima pada pukul 15.30 WIB. Warga yang telah terdata sebelumnya diminta datang secara tertib dengan membawa kupon penerima yang telah dibagikan oleh panitia sejak H-2 Iduladha.
“Kami sengaja jadwalkan sore hari agar semua proses pemotongan dan pengemasan dapat selesai dengan rapi. Selain itu, cuaca juga lebih teduh untuk warga yang datang mengambil daging qurban,” kata H. Fahrul Rozi.
Paket daging qurban ini dibagikan kepada warga kurang mampu, anak yatim, lansia, janda, serta masyarakat yang tinggal di sekitar wilayah Bandar Srimas, Aku Tahu, Bukit Beuntung, dan Puriloka. Sebagian daging juga disalurkan ke pondok pesantren dan panti asuhan yang sebelumnya telah diajukan oleh perwakilan warga.
Kolaborasi Antar-Wilayah
Salah satu hal yang membanggakan dari pelaksanaan qurban tahun ini adalah adanya partisipasi lintas wilayah. Warga dari empat kawasan besar — Bandar Srimas, Aku Tahu, Bukit Beuntung, dan Puriloka — bersama-sama menyalurkan hewan qurban melalui Masjid Jami Al Ikhlas.
“Ini adalah bukti nyata bahwa ukhuwah Islamiyah dan rasa persaudaraan masih sangat kuat di tengah masyarakat kita. Walau berasal dari lingkungan berbeda, namun semangatnya tetap satu, yakni berbagi dan menebar manfaat di hari raya Iduladha,” ujar Ust. Salman Al-Faruqi, salah satu tokoh agama di Bandar Srimas.
Semangat kolaborasi ini juga dirasakan oleh para pemuda dan ibu-ibu majelis taklim yang ikut membantu menyediakan konsumsi bagi panitia dan relawan. Tidak kurang dari 200 nasi kotak dan minuman segar disiapkan oleh warga secara swadaya untuk memastikan kelancaran kegiatan hingga sore hari. (Afrizal)