BUMD tak Berkontribusi, Anggota DPRD Riau Zulkifli Indra Minta Gubri Bekukan PT PER

0 482

 

DERAKPOST.COM – Hingga saat ini ada sejumlah BUMD di Riau tak bekontribusi pada daerah, yang sebagaimana tujuan awal didirikan. Maka itu, anggota DPRD Riau Zulkifli Indra meminta ke Gubernur Syamsuar untuk dibekukan.

Hal pembekuan BUMD itu, diakui Wakil Ketua Komisi III DPRD Riau Zulkifli Indra tidak mudah. Namun, katanya, daripada menghabiskan anggaran, maka diminta itu dibekukan saja, tapi harus ada suatu bentuk pertanggungjawaban. Sehingga, diketahui anggaran dipakai.

“Kendati tidak mudah, namun Gubernur Syamsuar diminta membekukan BUMD yang dinilai tak ada berkontribusi. Salah satunya BUMD PT Permodalan Ekonomi Rakyat (PER). Karena dari evaluasi yang dilakukan, hal itu tak ada kontribusimya pada pemerintah,” sebutnya.

Tidak ada kontrubusi dari BUMD PT PER itu, sebutnya diketahui setelah diadakan Rapat Dengar Pendapat (RDP) beberapa waktu lalu. Ia membeberkan, salah satu BUMD yang tidak menujukan kontribusi adalah PT PER. Maka sebaiknya BUMD demikian, layak itu dibekukan.

“Rasanya BUMD yang tidak menujukan kontribusinya kemarin itu PT PER. Dan kendati capaian kontribusi Rp100 miliar. Namun, dalam hal itu jelas sangat tidak tepat. Maka, dari evaluasi pemeriksaan pengelolaan BUMD. Rasanya telah layak dibekukan PT PER,” sebutnya.

Politisi asal Fraksi Demokrat DPRD Riau itupun mengatakan, satu-satunya BUMD yang membanggakan adalah Bank Riau Kepri (BRK) Syariah. Karena mendapat 4 gelar penghargaan nasional. Maka pada BUMD lainya itu diharapkan mencontoh dilakukan pihak BRK Syariah.

Kendati demikian, kata mantan pejabat di Pemko Pekanbaru ini, bukan berarti t konversi BRK kepada Bank Syariah tidak diawasi terus. Terlebih, karena Pemprov Riau memberi suntikkan deviden sekian ratus miliar. “Kita akan awasi terus. Kita lihat RUPS BRK,” ungkapnya. **Rul

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.